Minggu, 09 Juli 2017

Pangdam Jaya/Jayakarta Gelar Halal Bihalal di Makodam









VISUALNEWS.CO.ID , JAKARTA ---- Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Jaswandi didampingi Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Eko Margiyono, Irdam Jaya, para Asisten, para Kabalak, beserta seluruh personel Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil jajaran Makodam Jaya/ Jayakarta melaksanakan acara Halal Bihalal bertempat di depan Lobby Makodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur. Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H guna mempererat tali silaturahmi antara warga Kodam Jaya/Jayakarta dengan jajarannya, saling bersalam-salaman, bersilaturahim dan saling memaafkan dengan penuh keikhlasan, keakraban serta persaudaraan. Dalam kegiatan Halal bilhalal tersebut dapat memberi kesempatan kepada seluruh prajurit dan PNS Makodam Jaya serta Pangdam Jaya dan Staf jajaran secara saling bermaaf-maafan. Dengan Halal bilhalal di hari yang fitri ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk membangkitkan motivasi dalam melaksanakan tugas sehari-hari disatuan masing-masing. Dan dihadapkan pada tugas mendatang Pangdam Jaya berharap Kodam Jaya harus tetap siaga dalam kondisi apapun karena Jakarta sebagai Barometer bagi setiap daerah-daerah yang ada di indonesia. (Doan)



Meriah Halal Bihalal Keluarga Besar Dinkes Kabupaten Tangerang





VISUALNEWS.CO.ID , TANGERANG KABUPATEN
 ---- Keluarga Besar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menggelar acara halal bihahal yang berlangsung meriah di lobbi kantor dinas mereka. Acara ini diwarnai dengan kesukacitaan keluarga besar saling bermaaf-maafan yang dipimpin langsung Kepala Dinkes dr Desiriana Dinardianti MARS. Kepala dinkes dalam kesempatan ini mengungkapkan atas nama pribadi dan keluarga besar dinas kesehatan menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin. Semoga Allah dapat menerima amal ibadah kita selama bulan Ramadhan dan acara saling bermaaf - maafan ini… lanjutnya. Lalu, kemudian diajaknya juga jajaran Dinkes Kabupaten Tangerang selepas acara kembali bersama-sama meningkatkan etos kerja dan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan.

Tidak lupa dalam acara inipun dilakukan pelepasan jamaah calon haji (JCH) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang sebanyak 20 orang yang terdiri dari 8 pria dan 12 wanita. Dari jumlah itu sekitar 6 orang di antaranya pergi haji sebagai petugas Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan 14 orang sebagai Haji Mandiri. Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang mengharapkan para JCH nantinya dapat menunaikan ibadah haji dengan sebaik-baiknya dan dapat kembali ke tanah air dengan sehat, selamat, serta bisa menyandang haji dan hajah yang mabrur.  Untuk para petugas TKHI diharapkan dapat menjaga fisik kesehatannya agar bisa menjalankan tugas dan sekaligus beribadah haji dengan sebaik-baiknya, ungkap dr Desiriana Dinardianti MARS. Selain itu dilepas pula 21 pegawai yang telah purna bakti dan kepada pegawai ini disampaikan ucapan terima-kasih karena telah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya  Semoga Allah SWT bisa menerima amal, ibadah, serta memberikan kesehatan.

Sementara H. Yani Sutisna, SH, MSi, Asisten III Pemerintah Kabupaten Tangerang mewakili Bupati Tangerang, mengharapkan kegiatan halal bihalal di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bisa dijadikan momentum untuk lebih memperkokoh kesatuan dan silaturahmi yang akan dapat meningkatkan pelaksanaan tugas dan kewajiban sebagai aparatur pemerintah bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Hal ini perlu diingat karena fungsi dan tugas ke depan jajaran dinas kesehatan akan sangat berat. Tantangan penanganan kesehatan masyarakat ke depan akan semakin komplek. Untuk itu diharapkan seluruh jajaran dinas kesehatan untuk terus bersatu-padu dalam menjalankan tugas dan fungsinya. (Doan)

Wali Kota Ambil Sikap Terkait Persoalan PPDB Online 2017





























VISUALNEWS.CO.ID , TANGERANG KOTA --- Penerimaan siswa baru setiap tahunnya selalu menuai pro dan kontra. Seperti halnya yang terjadi dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menegah Pertama (SMP) di kota Tangerang tahun 2017. Kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang sistem zonasi yang tertuang dalam Permendikbud no. 17 tahun 2017, menjadi sebuah masalah baru bagi siswa yang memiliki nilai akademis tinggi namun tidak berada dalam zona penerimaan sekolah yang notabene berada di dekat tempat tinggal calon siswa. 

Menanggapi fenomena tersebut, Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda dan perwakilan Dinas Kominfo kota Tangerang menggelar rapat dengan pembahasan PPDB tahun 2017. Hasil dari rapat tersebut, Wali Kota mengambil sikap dengan mengedepankan faktor nilai dan usia setelah faktor zonasi terkait dengan polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang terjadi di kota Tangerang mengingat nilai akademis yang telah diraih oleh siswa merupakan hasil dari proses belajar dan kerja keras. 

"Dengan sistem yang ada, faktor nilai sebagai prestasi siswa juga akan diprioritaskan selain faktor umur." Ujar Wali Kota yang ditemui seusai menggelar Rapat di ruang TLR, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu, (8/7). Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat membantu para calon siswa yang memiliki nilai akademis baik untuk dapat mengenyam pendidikan yang layak di kota Tangerang. "Mudah - mudahan ini bisa bantu siswa supaya bisa lebih mudah daftar sekolah," "Kan kasian yang nilainya bagus tapi susah daftar sekolah ," imbuhnya. 

Kepala Dinas Pendidikan kota Tangerang H. Abduh Surachman menyatakan bahwa dirinya siap melaksanakan arahan Wali Kota yang mendahulukan faktor nilai setelah zonasi, untuk itu ke depan pihaknya akan memaksimalkan kualitas pendidikan di kota Tangerang agar semua sekolah dapat memiliki kualitas pendidikan yang sama tanpa adanya perbedaan "kasta" sekolah. "Kami akan melaksanakan arahan bapak Wali Kota dan juga sistem zonasi ini menjadi pelecut untuk membangun kualitas pendidikan yang terbaik dan merata bagi setiap sekolah di kota Tangerang." tutupnya. (Doan)

Gegana dan Inafis Olah TKP di Lokasi Ledakan Bom Panci Bandung




Ilustrasi Garis Polisi (AFP)



VISUALNEWS.CO.ID , BANDUNG - Bom panci yang meledak di daerah Buah Batu, Bandung, pukul 15.30 WIB, Sabtu (8/7/2017). Saat ini, tim Gegana dan Inafis masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan tersebut.  Pengamatan di TKP telah dipasangi garis polisi sejauh 100 meter dan rumah tersebut berada di dekat sungai namun demikian meski polisi telah mengkonfirmasi bom panci lah yang menimbulkan ledakan namun rumah tersebut masih utuh. Tidak ada kerusakan di rumah permanen itu.

     Ratusan warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara. Mereka penasaran dengan peristiwa tersebut. Tetapi, tidak berani berada di tempat yang terlalu dekat dengan lokasi ledakan. Sebuah ledakan terjadi di sebuah rumah kontrakan di Kampung Kubang, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Bandung. Ledakan itu diduga berasal dari bom panci. "Iya benar ada ledakan bom di Buah Batu," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus, Jakarta, Sabtu (8/7/2017). Menurut dia, pelaku telah ditangkap oleh kepolisian. Pelaku berinisial AW, warga Kampung Ciebeleuntuk, Kelurahan Bojong, Kecamatan Bumbulang, Garut. "Pelaku berinisial AW, kelahiran Garut 30 Agustus 1995," Yusri menjelaskan. (Doan)

Kapuspen TNI : Oknum Pelaku Penamparan Petugas Bandara Soekarno-Hatta Bukan Anggota TNI Aktif






VISUALNEWS.CO.ID, JAKARTA...(Puspen TNI).  Oknum pelaku penamparan terhadap petugas Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, yang terjadi pada hari Jumat, 7 Juli 2017 dan telah dilansir oleh beberapa Media Online adalah bukan anggota TNI aktif.  Demikian dikatakan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos.,M.Si di Jakarta, Minggu (9/7/2017). Seperti yang diberitakan beberapa Media Online bahwa, kejadian penamparan terhadap Fery Surya (24), petugas di Security Check Point 1A Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, dilakukan oleh anggota TNI berinisial AG yang dikabarkan seorang Dokter Militer. Penamparan bermula ketika AG melewati Walk-Through Metal Detector (WTMD) dan X-Ray. Alat tersebut lantas berbunyi. Fery Surya kemudian memeriksa AG. Karena tidak terima, pelaku beradu argumen hingga menampar korban sekali di pipi sebelah kiri.

      Terkait pemberitaan tersebut, Kapuspen TNI menegaskan bahwa DR. Abdul Gayum alias AG adalah bukan anggota TNI aktif. “TMT 1 Maret 2017 yang bersangkutan sudah pensiun (Purnawirawan) dengan pangkat terakhir Kolonel,” katanya.  Menurut Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto bahwa kejadian tersebut langsung ditangani Polres Bandara Soekarno-Hatta, karena oknum pelaku berinisial AG sudah Purnawirawan (warga sipil).(Doan)

Jika Jadi Pindah Ibu Kota, Apa Dampaknya pada Kota Palangka Raya?







VISUALNEWS.CO.ID  , JAKARTA ----- Pemerintah masih mengkaji pemindahan ibu kota ke luar Jawa melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas untuk menargetkan pengkajian selesai akhir tahun ini. Salah satu daerah yang dipilih pemerintah untuk menjadi ibu kota baru RI adalah Palangka Raya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.  Pemerintah sedang menyusun rencana memindahkan ibu kota ke luar Jawa. Salah satunya ke Palangka Raya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.
          Lantas, bagaimana kondisi tanah hingga infrastruktur Kota Palangka Raya? Berdasarkan data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palangka Raya 2013-2018, luas kota ini mencapai 2.678,51 Km persegi. Terbagi atas 5 kecamatan yaitu Pahandut, Sabangau, JekanRaya, BukitBatu, Rakumpit. Sebagian besar kota Palangka Raya ralatif datar (0-3%), dengan ketinggian kurang lebih 60 meter dari permukaan laut. Lalu, memiliki daerah pegunungan rendah dengan ketinggian 30-60 meter membentang dari utara ke selatan dan membagi lembah aliran Sungai Kahayan dan Sungai Runagan di bagian barat.
              Hampir seluruh wilayah perencanaan ditempati formasi batuan yang masih muda, yaitu plistosen hingga holosen. Struktur geologi Kota Palangka Raya sebagian besar disusun dari batuan kwarsa dan endapan kuarter. Endapan kuarter ini membentuk lahan gambut. Lahan jenis ini terdapat di wilayah selatan Palangka Raya, yaitu Kecamatan Sabangau. Sedangkan di wilayah utara struktur batuannya berbentuk endapan mineral batu kwarsa, kaolin, dan granodiarit (batu gunung) yang memiliki sifat daya tekan yang kuat dan kestabilan tanah dan batuan yang tinggi. Palangka Raya punya 3 sungai, yaitu Kahayan, Rungan, dan Sabangau. Ketiga sungai ini menjadi prasarana yang penting karena menghubungkan wilayah Palangka Raya dengan sekitarnya. Kota Palangka Raya punya jalan nasional sepanjang 134 km, dari total 1.714,83 km jalan nasional di Kalimantan Tengah. Jalan provinsi yang masuk Kota Palangka Raya 86,31 km, dari total panjang jalan provinsi 1.100 km. Sedangkan Jalan di kota Palangka Raya sepanjang 911,83 km. Bandara Tjilik Riwut akan dikembangkan lagi seluas 217 hektar atau 0,10% dari luar total kota Palangka Raya. (DN)

Sabtu, 08 Juli 2017

Joice Bilang Menyesal Telah Menampar Petugas Bandara










VISUALNEWS.CO.ID ----- Joice Warouw, istri petinggi Lemhanas menyesal dan mengakui kalau sebenernya  perbuatannya pada waktu lalu  menampar petugas Bandara Sam Ratulangi, Manado. Hal ini diungkapkan Joice sambil menangis di depan para awak media yang telah menunggunya di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sejak kemarin siang. “Saya sangat menyesal atas kejadian di Bandara Sam Ratulangi, pada Rabu kemaren tanggal 5 Juli 2017. Saya meminta maaf atas kejadian tersebut,” kata Joice usai diperiksa penyidik. ‎Sementara itu, pengacara Joice, Isye mengakui bahwa kliennya kelelahan usai diserang berbagai macam isu negatif. Bahkan, istri Brigjen Johan Sumampouw itu langsung jatuh sakit. “‎Pada  intinya semua sudah kami sampaikan dan kami me mohon maaf karena kondisi klien saya belum fit dan belum sehat. Makasih yah sebelumnya, ” tutup dia seraya mendampingi kliennya masuk ke mobil Dinas Lemhanas yang mendampinginya. ‎
             Peristiwa penamparan yang dilakukan Joice terjadi di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Rabu (5/7/2017) pukul 07.20 Wita, Kasus itu sempat menjadi viral di media sosial. Saat itu, perempuan yang mengaku istri pejabat polisi bintang satu masuk pintu X-Ray SCP 2, tiba-tiba pintu detektor berbunyi karena dia memakai jam tangan. Petugas Avsec bernama Jemy W. Hantouw kemudian melakukan pemeriksaan dan meminta agar jam tersebut dilepas untuk dimasukkan ke dalam X-ray. Joice rupanya tidak terima dengan sikap petugas Avsec dan langsung menampar petugas Avsec tersebut. Usai menampar Jemy, Joice kemudian dibawa ke polsek bandara untuk dimintai keterangan, kemudian dilakukan mediasi oleh polsek bandara.  Setelah mediasi, ibu penampar petugas Avsec melanjutkan penerbangan dengan flight Garuda Indonesia GA-603 rute Manado – Cengkareng pukul 11.00 WITA dengan mendapat pengawalan dari petugas Polsek Bandara. (Tim-Red)