image

BANTEN


Latest Updates

UN Belum Efektif Dijadikan Pemetaan Pendidikan

7:58:00 AM
ist

VisualNews.Co.Id Jakarta - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendukung adanya moratorium ujian nasional yang diajukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Sekjen FSGI, Retno Listyarti mengungkapkan, pemetaan pendidikan yang disebut sebagai salah satu output UN masih belum dirasakan secara nyata.

"Selama penyelenggaraan UN hasil pemetaan belum terasa. Padahal pemetaan dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan," katanya di DPR RI, Jakarta, Rabu (7/12).

Disebutkannya, untuk mengukur capaian pendidikan tidak seluruhnya bisa menggunakan UN. Menurutnya, pemerintah perlu mengeluarkan evaluasi formatif, bukan sumatif.

"Selama ini UN dipakai sebagai alat ukur evaluasi untuk beragam tujuan. Padahal UN bersifat sumatif, tapi bisa jadi syarat masuk untuk jenjang berikutnya, bisa buat pemetaan, dan evaluasi belajar. Padahal alat ukur tidak hanya dengan UN," tuturnya, seperti dilansir okezone.

Dirinya melanjutkan, sedangkan evaluasi formatif, tak hanya dilakukan oleh siswa, tetapi juga pada sekolah. Dengan moratorium UN, Retno menjamin tak akan ada kecurangan yang terjadi secara masif.

"UN membuat guru dan siswa hanya balajar kisi-kisi UN. Mereka jadi tidak belajar life skill. Buktinya kalau sudah semester akhir semua pelajaran hanya mata pelajaran UN," imbuhnya. (okz)

PLN Jalin Kerjasama dengan PLTSa Kota Tangerang

7:05:00 AM

VisualNews.Co.Id KOTA TANGERANG,Energi listrik yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Kota Tangerang, sedianya akan dibeli oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Hal itu menyusul penandatanganan kerjasama nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan PT. PLN dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/12).

Dalam kesempatan itu, selain Pemkot Tangerang, enam daerah lainnya juga ditunjuk oleh pemerintah pusat dalam MuO proyek PLTSa, yakni DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya dan Makasar.

Walikota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah, mengatakan, dengan adanya MoU dengan PT. PLN ini, tentunya memberikan dorongan semangat kepada sejumlah daerah yang telah dipercaya untuk terlibat dalam proyek tersebut.l

"Adanya MoU ini, tentu akan semakin memacu kami untuk bergerak lebih cepat lagi dalam upaya perwujudan proyek PLTSa," tuturnya.

Menurutnya, sampah kerap menjadi problem yang dihadapi di berbagai daerah. Dengan adanya pemanfaatan sampah menjadi energi listrik, akan turut membantu untuk mengurangi permasalahan sampah, sekaligus menjadi bukti kepedulian pemerintah serta PLN terhadap lingkungan.

Sebagai salah satu pilot project PLTSa yang ditunjuk oleh pemerintah pusat, lanjut Arief, Pemkot Tangerang telah dan terus melakukan upaya-upaya maksimal, seperti upaya pembentukan tim percepatan, Pre-Feasibility Studies (PFS) atau studi kelayakan dan Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL).

"Kami (Pemkot Tangerang) juga terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Keuangan, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas terkait masalah teknis pembangunan, penentuan lokasi, dan biaya pembangunannya maupun dengan International Finance Corporation (IFC) sebagai pihak ketiga yang ditunjuk pemerintah pusat dalam proyek PLTSa," paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Sofyan Basir dalam sambutannya menuturkan, MoU perjanjian jual beli listrik PLTSa ini, menunjukkan komitmen PLN untuk terus mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam upaya meningkatkan rasio elektrifikasi. Sehingga target rasio elektrifikasi sebesar 98% pada tahun 2019 dan target porsi EBT 23% pada tahun 2025 dapat tercapai.

PLN, kata dia, terus berkomitmen mengoptimalkan pembangkit listrik berbasis EBT. Kali ini PLN membeli listrik dari PLTSa sebesar 100 MegaWatt (MW) yang bersumber dari tujuh Pemda. Dengan rincian, untuk DKI Jakarta 4x10 MW dan 6 kota sisanya, masing-masing 10 MW.

Kemudian, lanjut Sopiyan, dalam MoU yang telah ditandatangani PLN, tenaga listrik dari PLTSa tersebut dibeli seharga USD 18,77 atau setara Rp. 2.496 per kilo watt hour. Menggunakan skema Buy, Own, Operate, Transfer atau (BOOT). Melalui pengembangan PLTSa menggunakan thermal process yang meliputi gasifikasi, incinerator, dan pyrolysis. Dengan durasi kontrak pembelian tenaga listrik selama 20 tahun.

Selain sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2016, melalui MoU ini, PLN juga turut menjalankan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 44 Tahun 2015, yang mengamanahkan untuk membeli tenaga listrik dari PLTSa. Langkah ini, tentunya diharapkan akan semakin memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan tenaga listrik dengan bahan baku sampah.

"Peraturan ini perlu dijalankan untuk melakukan percepatan pembangunan PLTSa sekaligus guna meningkatkan kualitas lingkungan di daerah perkotaan," tutupnya. (Supendi)

Didorong Memiliki Hak Kekayaan Intelektual Disporparekraf Bina 120 UKM

6:52:00 AM
Kepala Seksi Bina Ekonomi Kreatif, Nurkholis Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf)

VisualNews.Co.Id KOTA TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang, melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf) melakukan pembinaan terhadap 120 Usaha Kecil Menengah (UKM) yang diarahkan untuk memiliki hak kekayaan intelektual.

Kepala Seksi Bina Ekonomi Kreatif, Nurkholis mengatakan, keberadaan UKM merupakan potensi yang dapat dikembangkan menjadi promosi wisata.

Berbagai hasil karya yang dihasilkan dapat dijadikan media untuk menarik wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara.

"Pembinaan yang kami lakukan pun, mendorong agar pelaku UKM memiliki Hak kekayaan intelektual sebagai upaya agar tak ada masalah lagi ke depannya ketika dalam promosi ke level lebih tinggi," katanya Senin (5/12).

Pihaknya pun membantu promosi UKM dalam berbagai ajang tingkat kota maupun nasional. Misalnya saja event yang dilaksanakan oleh Pemkot Tangerang.

"UKM selalu mendapatkan tempat yang khusus dalam setiap 'event' karena bagian dari program kota layak dikunjungi dan UKM menjadi daya tarik wisatawan," paparnya.

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah () memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi di suatu daerah. Ketika perekonomian nasional sedang mengalami pelambatan dan daya beli masyarakat menurun, UMKM bahkan tumbuh pesat dan mampu membuka peluang kerja baru bagi masyarakat kreatifi dan inovatif.

Pertumbuhan UMKM di Kota Tangerang pun memiliki tren positif. Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi hingga akhir 2015, jumlah UMKM di Kota Tangerang mencapai 10.079 unit.

Jumlah tersebut terbagi dalam tiga kategori yakni UKM MIkro 8.132 unit, UKM Kecil 1.502 Unit dan UKM Menengah 445 Unit. Seluruh UMKM tersebar di 13 kecamatan tetapi sebaran paling besar ada di dua wilayah kecamatan.

Kecamatan Cibodas mendominasi untuk UKM Mikro dengan total 3.617 unit, lalu Kecamatan Larangan mendominasi untuk UKM Kecil capai 318 unit dan UKM Menengah 218 Unit.(Supendi)

Iuran Diusulkan Gratis Bagi Honorer, Ketua PGRI : Diperlukan Sosialiasi Kebawah

6:18:00 AM
Drs. H. Jamalludin. M.Pd Ketua PGRI Kota Tangerang saat memberikan Keterangan kepada sejumlah wartawan

VisualNews.Co.Id TANGERANG - Usulan kenaikan iuran bagi anggota PGRI menjadi pembahasan pada penutupan rapat konferensi kerja ke 2 PGRI kota Tangerang di Hotel Parama Puncak pekan lalu.

pada konferensi kerja tersebut ketua PGRI kecamatan Cipondoh M. Noor mengusulkan adanya kenaikan iuran yang berbeda sesuai dengan tingkatan pangkat dan jabatannya.

“Untuk yang berstatus guru honor kita usulkan dibebaskan dari iuran, untuk setingkat Kepala Sekolah kita mengusulkan kenaikan dari sepuluh ribu menjadi dua puluh ribu rupiah sebulan, dan untuk setingkat pengawas dua puluh lima ribu perbulan,”Kata M. Noor.

Hal tersebut, Kata M. Noor untuk memberikan keadilan yang seadil adilnya kepada seluruh anggota PGRI pasalnya menurutnya penghasilan yang didapat oleh guru PNS nilainya jauh  berbeda dengan penghasilan honorer.

Meski dinilai adil, usulan yang berpihak kepada guru honor tersebut menemui kebuntuan manakala para anggota rapat konferensi kerja yang didominasi kepala sekolah tersebut kurang sepakat dengan usulan M. Noor tersebut.

Ditemui usai kegiatan, salah seorang anggota PGRI yang enggan menyebutkan namanya menilai usulan kenaikan tersebut dinilai wajar dan tepat terlebih jika dibandingkan dengan kepala sekolah, statusnya yang saat ini masih sebagai guru honor di salah satu sekolah dasar dikota tangerang.

“iuran duapuluh lima ribu perbulan bagi kepala sekolah ataupun guru yang bersatus PNS mah merem, kalau dibandingkan kami yang masih berstatus honor,”Tukasnya.

Ia juga menilai, usulan kenaikan bagi anggota yang berstatus kepala sekolah ataupun guru yang bersatus PNS dapat mensubsidi anggotota PGRI yang masih berstatus Honor.

“iya lah kita honor mereka PNS masa sama iurannya,”Pungkasnya.
Meski demikian, pihaknya menghormati hasil keputusan rapat konferensi kerja kendati hasilnya kurang membuatnya menggembirakan.

“ya kita hormati keputusannya dan kita jalani hasil konferensi kerja itu, sudah biasa namanya juga demokrasi,”Pungkasnya

Sementara itu ketua PGRI Kota Tangerang Jamaludin, menjelaskan selain untuk membiayai kegiatan PGRI, kenaikan iuran tersebut nantinya akan diberikan kepada anggota PGRI yang memasuki masa pensiun dan santunan kepada keluarga anggota PGRI yang meninggal dunia.

“ditahun 2017 saja tercatat ada 160 orang yang akan memasuki masa pensiun sehingga dibutuhkan tidak kurang dari 160juta rupiah untuk memberikan sedikit santunan kepada anggota yang memasuki masa pensiun,” Kata Jamal.
Jamal menegaskan jumlah iuran yang sekarang sudah berjalan dinilainya masih belum mencukupi untuk membiayai hal tersebut.

“belum lagi ada kegiatan workshop untuk meningkatkan kapasitas dan mutu pendidikan itu biayanya dari mana kalau bukan dari iuran,”tandasnya.
Meski demikian, ia berharap anggota PGRI dari tingkat kota, cabang hingga ranting dapat memberikan sosialisasi terkait hal tersebut sehingga anggota dapat sepenuhnya mengerti akan kenaikan iuran tersebut.

“semua iuran yang disetorkan akan ada laporan pertanggungjawabannya karna PGRI adalah organisasi yang fair dan terbuka,”Pungkasnya.
Untuk diketahui, Konferensi Kerja PGRI Kota Tangerang berlangsung selama 3 hari dimulai  di hotel Allium yang dibuka secara resmi oleh walikota tangerang Arief R. Wismansyah  dan diteruskan hingga tanggal 2 dan 3 Desember Hotel Parama  puncak.

Acara tersebut, kata Jamal, bertujuan untuk melaporkan pertanggungjawaban selama setahun kebelakang, mengevaluasi kegiatan PGRI Kota Tangerang dan merancang program kerja PGRI selama setahun kedepan.

"Agenda ini bahwa kita melaporkan pertanggungjawaban selama satu tahun, baik itu kegiatan kita maupun keuangan kita," ucapnya.
Diutarakan Jamal, saat ini pihaknya sudah memiliki komitmen dengan Pemerintah Kota Tangerang agar guru kedepan dapat lebih diperhatikan lagi.

Pada kesempatan tersebut PGRI Kota Tangerang juga menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Bjb dan BPJS untuk memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada guru secara maksimal.

"Ya mungkin nanti terkait pencairan insentif yang diharapkan dapat tepat waktu, atau sertifikasinya, dan dengan BPJS diharapkan para guru honor kedepan dapat mengikuti program BPJS ketenagakerjaan," ucapnya.(Supendi)

Akibat Puting Beliung, Kendaraan Roda Empat di Kota Tangerang Tertimpa Pohon

6:14:00 AM

VisualNews.Co.Id Tangerang - Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Kota Tangerang pada Sabtu (3/12) mengakibatkan banyaknya dahan pohon yang tumbang sehingga menimpa rumah warga dan pemilik kendaraan.

Informasi yang berhasil dihimpun bahkan sejumlah warga mengaku atap rumah yang terbuat dari asbes dikabarkan berterbangan.

Pantauan di Jalan Otista, Jalan M.toha , Jalan TMP Taruna Kota Tangerang sejumlah batang pohon dan ranting bertebaran di pinggir jalan karena patah tertiup angin kencang.

Sebuah papan reklame di salah satu ruas Jalan menuju Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang dikabarkan jatuh karena besi penyangga tidak kuat menahan kencangnya angin.

Dari semua kejadian tersebut tidak ditemukan korban jiwa maupun luka.

Sementara di Lapangan Ahmad Yani, Sukarasa kawasan bekas Kantor Pemda Kabupaten tepatnya dekat kantor Forjami sebuah dahan pohon menimpa satu buah mobil Ayla bernomor polisi B 1727 COA warna hitam yang saat itu terparkir persis dibawah pohon itu mengakibatkan rusak ringan.

Peristiwa tersebut juga memutuskan kabel bertegangan tinggi lantatan tertimpa dahan. Rio (27) pengendara Gojeg yang kebetulan ada di lokasi mengatakan, kejadian tersebut diawali dengan angin kencang kemudian disusul guyuran hujan.

“Mobil itu parkir perais dibawah batang pohon yang tumbang. Saya berharapa pemerintah melalui dinas terkait supaya menebang dahan pohon yang sudah tua karena musim hujan disertai angin ink pasti terjadi bukan kali ini saja,” ucapnya.

Di Jalan M.toha Kecamatan Karawaci Kota Tangerang sebuah mobil mini bus hitam juga tertimpa batang pohon beruntung. Beruntung tdak ada korban jiwa dan kerusakan yang berarti dalqm periatiwa tersebut.

Dikatakan Sanwani (45) jadi kejadiannya saat angin dan hujan lebat terjadi saat mobil melintas dahan pohon menimpa kedaraan roda empat tersebut.

Angin kencang juga menerbangkan genting warga di beberapa titik di Kecamatan Karawaci berdasar informasi yang dihimpun di antaranya kelurahan sumur pacing,galeong dan pabuaran Tumpeng

“Serem mas angin kencang sekali lantas menerbangkan atap rumah darin aabes dan menimpah rumah saya. Dan akhirnya pada bocor deh,” ucapnya.(supendi)

Banser Kota Tangerang cetak 100 kader Baru

6:08:00 AM

VisualNews.Co.Id Tangerang - Pengurus GP Ansor Kota Tangerang menggelar Diklatsar Banser di Pondok Pesantren Baiturrahman Kecamatan Periuk Kota Tangerang, Jumat (02-04/11). Peserta pendidikan ini terdiri atas 100 pemuda utusan PAC GP Ansor di 13 Kecamatan Kota Tangerang .

Ketua GP Ansor Kota Tangerang H. Mustaya Hasyim membuka secara resmi kegiatan Diklatsar Banser Kota Tangerang pada Jumat. Tampak hadir unsur TNI, Kepolisian, PCNU Kota Tangerang, dan Tokoh Masyarakat.

Pada sambutannya Ketua GP Ansor Kota Tangerang H. Mustaya Hasyim menyatakan bahwa kegiatan Diklatsar Banser untuk meningkatkan kualifikasi calon anggota agar disiplin dan memiliki dedikasi yang tinggi, ketahanan fisik dan mental yang tangguh, penuh daya juang dan religius sebagai benteng ulama dan dapat mewujudkan cita-cita GP Ansor dan kemaslahatan umum.

Peserta Diklatsar mendapatkan materi-materi tentang keaswajaan, ke-NUan, kebanseran, manajemen organisasi, kedisiplinan, PBB dan caraka malam sesuai kurikulum kaderisasi. Hadir dalam penyampaian materi antara lain dari Kapolres Metro Tangerang Kota, Koramil Jati Uwung, Satkorwil Banser Banten, didampingi tim instruktur GP Ansor Banten.

Dalam kesempatan itu Ketua Panitia Diklatsar Nurhidayat menyatakan, bahwa kaderisasi adalah proses pembentukan kader yang dilakukan secara terarah, terencana, sistemik, terukur, terpadu, berjenjang, dan
berkelanjutan, yang dilakukan dengan tahapan dan metode tertentu dalam rangka menciptakan kader yang sesuai dengan nilai, prinsip, dan cita-cita organisasi serta diharapkan para peserta pendidikan ini ketika selesai mengikuti pendidikan mempunyai perubahan yang lebih baik, dan bisa menjadi teladan bagi lingkungannya dengan aktif di kegiatan masyarakat, keagamaan, kepemudaan dan lain sebagainya, ujar Nurhidayat.(Supendi).

Bus Rapid Transid Resmi Beroprasi , Tarif penumpang umum Rp3000

7:55:00 AM
Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin  saat meresmikan BRT

VisualNews.co.id KOTA TANGERANG,
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi mengoperasikan Bus Rapid Transit (BRT). Bus berukuran sedang yang diberi nama Trans Kota Tangerang ini akan melayani rute Poris Plawad-Jatiuwung.

Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin mengatakan, untuk tahap awal akan dioperasikan empat bus. Sementara, operatur bus dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Jika nantinya sudah berkembang, jumlah moda transportasi ini akan ditambah.

“Ada sepuluh unit, tapi sementara kita uji coba empat unit dulu. Nanti 2017 akan kita tambah lagi jadi sepuluh unit,” katanya usai meresmikan pengoperasian BRT di Terminal Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (1/2)

Moda transportasi ini merupakan upaya Pemkot Tangerang untuk memenuhi harapan masyarakat dalam memberikan layanan transportasi. Selain itu, untuk meminimalisir kemacetan, terutama anak-anak sekolah yang menggunakan kendaraan pribadi.

“Kalau dibandingkan dengan Jakarta, Bandung dan Bogor, kita masih lebih baik lalu lintasnya. Tapi kita coba fasilitasi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Tangerang, Engkos Zarkasy mengatakan, BRT berkapasitas 40 penumpang, 20 penumpang duduk dan 20 penumpang berdiri. Bus akan melayani koridor Poris-Jatiuwung sepanjang 17 kilometer PP.

“Untuk tarif penumpang umum sekitar Rp3000 dan pelajar Rp1000. BRT beroperasi dari jam 5 pagi sampai 10 malam,” jelasnya.

Pada tahun 2017, pihaknya akan melelang kembali operator untuk mengoperasikan 10 bus.

“Ini kan masih soft launching jadi kita coba dulu. Kan kemarin gagal terus lelangnya,” pungkasnya(supendi)

Konferensi Kerja PGRI, Walikota Prioritaskan Kepentingan Guru

7:52:00 AM
Ketua PGRI Kota Tangerang Drs. Jamaludin M.Pd saat memberikan keterangan kepada wartawan

VisualNews.co.id Kota Tangerang - Walikota Tangerang Arief R Wismanyah mengaku memberi perhatian khusus pada sektor pendidikan, bahkan saat ini pihaknya terus berupaya untuk bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan dikota yang berjuluk Ahlakul Karimah tersebut.

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka konferensi kerja ke-2 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Abduh Surahman, Ketua PGRI Provinsi Banten Aep Junaedi dan Ketua Dewan Pembina PGRI Kota Tangerang Achmad Badawi, di Allium Hotel, Kamis (1/12)

"Dari sisi anggaran dinas pendidikan selalu menjadi prioritas, saya itu sebelum membahas SKPD lain , pendidikan dulu yang kita prioritaskan, kegiatan pagi ini saja untuk PGRI saya meninggalkan 3 Kegiatan lain yang memang waktunya bersamaan, kenapa ? karena guru itu penting," pungkasnya.

Walikota berharap agar para pendidik bisa bersama-sama berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik untuk masa depan yang lebih baik.

Pada kegitan Konferensi kerja PGRI ke-2 tersebut, Arief juga berharap PGRI bisa fokus untuk meningkatkan kompetensinya dan kapasitasnya sehingga anak didiknya bisa semakin berprestasi.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Tangerang Drs.Jamalludin menjelaskan pada konferensi kerja tersebut ini dihadiri tidak kurang dari 270 peserta.

"Acara ini berlangsung selama 3 hari yang dimulai hari ini di hotel Allium dan tanggal 2 dan 3 Desember mendatang di puncak," kata Jamal.

Acara tersebut, kata Jamal, bertujuan untuk melaporkan pertanggungjawaban selama setahun kebelakang, mengevaluasi kegiatan PGRI Kota Tangerang dan merancang program kerja PGRI selama setahun kedepan.

"Agenda ini bahwa kita melaporkan pertanggungjawaban selama satu tahun, baik itu kegiatan kita maupun keuangan kita," ucapnya.

Diutarakan Jamal, saat ini pihaknya sudah memiliki komitmen dengan Pemerintah Kota Tangerang agar guru kedepan dapat lebih diperhatikan lagi.

"Kita sebenarnya sudah sangat bersyukur jika dibandingkan dengan kota lain, karena Kota Tangerang sekarang ini luar biasa karna pak wali sudah memberikan insentif dan angka anggaran ditahun ini Rp1,1 triliun, jadi saya nilai pak wali sudah sangat konsern dengan pendidikan," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut PGRI Kota Tangerang juga menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Bjb dan BPJS untuk memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada guru secara maksimal.

"Ya mungkin nanti terkait pencairan insentif yang diharapkan dapat tepat waktu, atau sertifikasinya, dan dengan BPJS diharapkan para guru honor kedepan dapat mengikuti program BPJS ketenagakerjaan," ucapnya. (Supendi)










DPRD Sahkan Raperda APBD 2017

7:21:00 AM

Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi dan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah Menandatangani pengesahan Raperda tentang APBD Kota Tangerang tahun 2017
VisualNews.co,id KOTA TANGERANG, Ketukan palu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Suparmi dan penandatanganan lembar pengesahan antara ketua DPRD dan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, menandai disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang tahun 2017.

Walikota menyampaikan terima kasih dan penghargaannya kepada segenap jajaran DPRD Kota Tangerang yang telah membahas Raperda tentang APBD Kota Tangerang tahun 2017, mulai dari tahap pembahasan internal legislatif sampai dengan pembahasan secara komprehensif dengan eksekutif sehingga Raperda tersebut dapat disetujui dan ditetapkan bersama.

Hal itu disampaikannya pada Rapat Paripurna Persetujuan bersama Raperda tentang APBD tahun 2017, di Ruang Rapat DPRD Kota Tangerang, Rabu (30/11).

Dari hasil pembahasan bersama, lanjutnya, dapat dijelaskan, rancangan APBD tahun 2017 yaitu mencakup pendapatan daerah yang dianggarkan sebesar Rp. 3,51 triliun, yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp. 1,50 triliun, dana perimbangan Rp.1,46 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 557,47 miliar.

Sedangkan belanja daerah dianggarkan sebesar Rp. 4,15 triliun. Terdiri dari belanja tidak langsung Rp. 1,50 triliun dan belanja langsung Rp. 2,64 triliun, yang akan digunakan untuk menangani 38 urusan.

Adapun urusan tersebut meliputi kegiatan-kegiatan antara lain penambahan ruang kelas, pelaksanaan program Tangerang Cerdas, pemberian Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sekolah swasta, peningkatan sarana rumah sakit umum daerah, pembangunan Puskesmas rawat inap, pembayaran iuran BPJS bagi masyarakat muiskin sebanyak 20.060 jiwa, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan serta drainase, bedah rumah sebanyak 1697 unit, pembangunan rumah layak huni, pembangunan folder dan tanggul, balai latihan kerja.

Kemudian, pembebasan lahan untuk pelebaran jalan dan pembangunan gedung Puskesmas, sekolah, Posyandu dan lapangan olahraga. Pembangunan penerangan jalan umum di 13 kecamatan (Tangerang Terang), pengelolaan angkutan umum massal serta pelaksanaan program E-City dalam rangka mewujudkan Kota Tangerang sebagai kota cerdas atau Smart City.

Dengan telah ditandatanganinya Raperda APBD 2017 ini, selanjutnya akan segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), setelah terlebih dahulu dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Dirinya meminta, kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah agar dapat melaksanakan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga pelaksanaan pembangunan di Kota Tangerang dapat senantiasa berjalan dengan lancar dan berkelanjutan.

"Segala apresiasi, catatan dana masukan dari DPRD akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi Pemkot Tangerang dalam rangka peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya. (Supendi)

KIA Genjot Penjualan All New Sportage dan Grand Sedona

7:18:00 AM

VisualNews.co.id Jakarta, Pabrikan mobil asal Korea Selatan PT Kia Mobil Indonesia (KMI) menyatakan baru akan menggenjot aktivitas penjualan untuk dua model yang mereka perkenalkan di ajang GIIAS medio Agustus 2016 lalu, All New Sportage dan Grand Sedona, pada tahun 2017 mendatang.

Hal itu disampaikan Direktur Pemasaran KMI, Hartanto Sukmono, saat ditanya mengenai performa penjualan kedua model sejak diperkenalkan sekira tiga bulan silam.

"Ini kan baru mulai kita tunggu saja tahun depan, karena 2017 kami baru mau full speed penjualan," kata Hartanto, Rabu (30/11).

Keputusan itu, menurut Hartanto, juga didukung preferensi sejumlah calon pembeli yang sudah memesan dan memang secara spesifik menginginkan unit miliknya diantarkan pada 2017.

"Banyak juga orang yang menunggu pembelian tahun 2017 supaya nomor kendaraannya lebih panjang masa pajaknya, ketimbang ambil di 2016 dan selesai di 2021. Makanya banyak juga yang inden tapi minta dikirim tahun 2017," ujarnya.

Hartanto mengaku penerimaan kedua model baru tersebut cukup positif di tengah masyarakat, termasuk sejumlah pemesan yang rela menunggu meski kala diperkenalkan di GIIAS pihaknya belum memiliki stok unit untuk penjualan.

"Penerimaannya cukup baik kelihatannya, waktu di GIIAS sudah dapat beberapa SPK yang mau menunggu barangnya sementara proses didatangkan. Masyarakat juga sudah banyak yang datang ke dealer dan mengeluh belum ada barang untuk dicoba karena memang sedang dipakai untuk pengurusan izin termasuk homologasi,sejumlah unit sudah mulai datang pada November ini dan sebagian akan mulai didistribusikan, baik untuk diler maupun konsumen." katanya.

Lebih lanjut, All New Sportage tersedia dalam tiga varian yakni AT, GT dan Ultimate GT dengan rentang harga Rp360 juta hingga Rp425 juta.Sedangkan Sedona tersedia dalam tiga varian yakni Ultimate (tertinggi), Kia Grand Sedona Platinum an Kia Grand Sedona dengan rentang harga mulai Rp426 juta hingga Rp482 juta untuk off the road.(ant)

INFO

image

Nasional

 
Copyright © Visualnews.Co.ID. All Right Reserved. Design by : Inisial S