image

pt claten bersinar sejahtera

BANTEN


Latest Updates

PDI Perjuangan Resmi Tutup Pendaftaran Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang

10:07:00 AM

VisualNews.Co.Id Kota Tangerang Panitia penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota Tangerang 2018-2023 dari PDI Perjuangan resmi menutup pendaftaran pada hari Jumat  19 Mei 2017 pkl 17.30 wib sesuai sk tim sruktur panitia.


Ketua Panitia pendaftaran penjaringan calon walikota dan wakil walikota Andri Pratama sangat  berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah mengawal kita dari awal pendaftaran 8-19 Mei.

"Kami panitia telah melakukan proses penjaringan dari awal hingga akhir, alhamdulillah sukses hingga pendaftar yang ke 13," jelas Andre, Sabtu (20/5).

Diantara 13 pendaftar itu diantaranya, Agus Setiawan, Sugianto, Sri Hartati, Yeremia Mendrofa, Hudaya Latuconsina, Dedi, Iyan, Suparmi, Sachrudin, Hugo S Pranata, di hari terakhir ada Susanto dan Mulyadi. Ini merupakan tahapan awal PDI Perjuangan menghadapi pilkada.

Adapun komunikasi yang dihadapi PDIP bukan hanya dilakukan oleh panitia tetapi juga oleh ketua Plh PDIP. Setelah penjaringan tersebut ada tahapan mukernas DPP PDIP,kami juga menginventarisir nama-nama tersebut untuk dibawa ke Bali.

Lebih lanjut Andre menjelaskan, ada figur yang belum terpotret pada fase pendaftaran,dan kami masih menunggu arahan dari ketua Plh DPC PDIP Ananta. " adapun pengembalian formulir kita beri waktu dua minggu agar mereka  bisa menyiapkan berkas kelengkapan administrasinya," jelasnya.

Karena ini juga berkenaan dengan instansi lain.jadi poin hari ini dari 13 pendaftar calon penjaringan bakal walikota-wakil walikota mereka harus memiliki  kualitas juga memiliki bakat,kompetensi. Setelah ini ada tahapan verifikasi serta, tahapan administrasi.

"Saya berharap para awak media jangan lelah untuk mengawal figur untuk kebaikan kedepannya," tukas Andri.(Kartono)

Fadhlin WH Siap Nomer 2, Pilkada Kota Tangerang

9:57:00 AM

VisualNews.Co.Id Tangerang
Nama Fadhlin Akbar atau yang dikenal Fadhlin WH mulai menjadi magnet menjelang Pilkada Kota Tangerang 2018. Fadlin yang merupakan anak kandung dari Gubernur Banten, H. Wahidin Halim, menjadi calon dari anak muda yang punya potensi besar membangun Kota Tangerang kearah lebih baik.

Ditemui di kediaman orantuanya di Pinang, Fadhlin mengatakan bahwa dirinya siap ikut bersaing dalam perhelatan pemilihan Walikota (pilwalkot) Tangerang 2018, namun bukan posisi no.1 (walikota-red) namun posisi no 2 (Wakil Walikota).

" Saya siap kalau nomer 2, intinya saya ingin membangun Kota Tangerang dan menjadi solusi bagi warga Kota Tangerang, dan yang utama yang siap digandeng dengan calon walikota yang punya niat iklhas membangun, dan berpihak kepada rakyat kecil, " tegas Fadhlin.

Menurut Fadhlin, bimbingan orangtuanya selama ini, sangat dirasakannya dan do'a restunya akan menjadi motivasi dirinya dalam membangun kota Tangerang kearah yang lebih baik.

" Saya sudah bicara ke orang tua (Gubernur Banten Wahidin Halim-red), dan beliau bilang siap mendo'akan yang terbaik. dan berpesan, perhatikan rakyat kecil, fokus pada pembangunan infrastuktur, kesehatan gratis dan pendidikan gratis, " ujar Fadhlin.

Ditanya soal kendaraan politiknya, Fadhlin mengatakan, dirinya akan berkomunikasi dengan sejumlah Partai politik kedepannya. " Ya kalau Demokrat kan saya memang pernah mencalon anggota legislatif dari Demokrat, " katanya.

Intinya, kata Fadhlin, Restu, doa dan dukungan penuh dari orang tuanya sangat penting, karena orang tua bagi dirinya adalah segala-galanya dan mejadi panutan hidupnya.  
         
Diketahui, bagi masyarakat Kota Tangerang, nama Fadhlin bukanlah nama yang asing. Meskipun ia jarang nongol ke publik, namun nama Fadhlin sudah familier. Ia merupakan putra dari Gubernur Banten terpilih, H. Wahidin Halim.

Sejumlah pihak pun mencoba memberikan analisanya terkait munculnya nama Fadhlin yang disebut-sebut bakal menjadi kuda hitam pada Pilkada Kota Tangerang 2018 mendatang.

Dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Memed Chumaedi, mengatakan bahwa munculnya Fadhlin Akbar di bursa kandidat calon walikota Tangerang menarik untuk dianalisa.

Menurutnya, ada beberapa analisa mengenai sosok anak muda ini. Pertama, kata Memed, Fadhlin adalah anak muda yang usianya lebih muda dari Arief (petahana) dan juga sebagai anak dari mantan walikota dan juga anak dari gubernur terpilih.

"Kedua, dukungan politik terhadap WH pada Pilgub (Pemilihan Gubernur-red) kemarin itu dapat menjadi salah satu catatan bahwa ada kekuatan besar yang akan kembali mendukung keluarga WH di Pilkada Kota Tangerang ke depannya. Hal ini dapat dijadikan dasar untuk merebut tahta kekuasaan Kota Tangerang untuk menjaga kondusifitas kekuasaan pemerintahan," kata memed.

Ketiga, lanjut Memed, untuk menjaga kesinambungan pemerintahan dengan kabupaten dan kota, maka Fadhlin sudah saatnya untuk menjaga dan merawat daerah ini dan siap berpartisipasi dalam kontestasi dalam mengamankan kebijakan gubernur.

"Keempat, WH sebagai gubernur sejatinya menginginkan sinkronisasi kepala daerah (gubernur) dengan kepala daerah lainnya ( bupati dan walikota) untuk mewujudkan visi misi Banten ke depannya," katanya lagi.

"Kelima, jika benar terjadi Arief dan Sachrudin pecah kongsi maka akan besar kemungkinan Fadhlin menjadi kuda hitam untuk menjadi penantang keduanya dan bisa adu jitu strategi untuk memenangkan Pilkada di Kota Tangerang," imbuhnya.

Memed menegaskan, dalam analisa tersebut menjawab kebutuhan bahwa dalam demokrasi dibutuhkan rival dalam kontestasi, dan rival keduanya sesungguhnya adalah Fadlin Akbar ini.

"Catatan ini penting karena bagaimanapun WH tidak tinggal diam jika pilihannya adalah Fadhlin, dan dapat dipastikan jika terwujud maka WH akan all out untuk menjadikan Fadhlin sebagai penantang sejati keduanya," bebernya.

"Dari itu semuanya maka kiranya sosok Fadhlin yang mewakili generasi Z ini akan mendapatkan sokongan kelompok milenial dalam partisipasinya di Pilkada tahun 2018," pungkas Memed.(Kartono)

Dispora Banten Diduga 'Bermain', Dikabarkan Gunakan Dana Silaturahmi Pemuda Untuk Musda KNPI versi Tanto

9:56:00 AM
VisualNews.Co.Id SERANG Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, diduga telah membiayai Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Banten versi Tanto W Arban, menggunakan anggaran silaturahmi pemuda se Banten di salah satu hotel Tangerang,

Hal tersebut ramai terlihat juga dalam status facebook ibnu Lkp Jandi yang menduga Musyawarah Daerah VI DPD KNPI kubuTanto Warsono Arban didanai oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Banten.

Selentingan akan dilaksanakannya Musda VI KNPI Tanto di salah satu hotel di Kota Tangerang pada tanggal 22-24 Mei 2017, ternyata benar adanya. Musda ini digelar bersamaan dengan kegiatan rutin Dispora yaitu Silaturahmi Pemuda se-Banten. Pesertanya sebagian besar adalah organisasi pemuda yang selama ini terhimpun di KNPI.

Kepala Dispora Deden Apriandhi membenarkan bahwa instansinya tengah melaksanakan kegiatan silatuhmi pemuda dengan peserta OKP se-Banten. Sebagai Kadispora, Deden juga hadir untuk membuka acara.

"Ya, Rifai Darus juga hadir, tapi Tanto tidak hadir," jelas Deden,melalui seluler kepada salah satu awak media.

Namun menurut Deden M. Fatih,  Sekjen DPD KNPI Banten kubu Ali Hanafiah, Rifai Darus batal membuka acara musda karena Tanto tidak hadir. Rifai Darus dikabarkan balik kanan, alias meninggalkan acara. "Sekjennya juga, Ono, saya dapat kabar tengah meluncur menuju tempat acara," ujar Deden M. Fatih dalam komunikasi internal.

Bahkan seseorang yang melakukan komunikasi dengan Nok Ida, anggota KNPI Ali Hanafiah, menyatakan bahwa musda KNPI Tanto dibatalkan karena peserta yang awalnya datang atas undangan silaturahmi pemuda, menolak acara musda KNPI karena mereka berpendapat KNPI Ali Hanafiah adalah DPD KNPI Provins Banten yang sah saat ini.

Ketua Majelis Pemuda Indonesia DPD KNPI Banten Khoirul Umam mengancam akan memecat dari keanggotaan KNPI Ali Hanafiah siapa saja yang membelot ke kubu Tanto. Karena Ali, kata Umam, adalah ketua DPD KNPI yang sah secara hukum karena pada saat musda digelar digelar di Hotel Grand Krkatau Pakupatan pada tahun 2016, Rifai Darus telah dipecat sebagai sekretaris jenderal DPP KNPI. Musda juga dilakukan di seluruh daerah se-Indonesia bagi kepengurusan KNPI yang tidak setia kepada Ketua Umum DPP KNPI Fahd El Fouz A Rafiq.

"Silakan saja membelot dari kami, pasti akan akan pecat dari KNPI. Dan bagi DPD kabupaten dan kota yang membelot, setelah kami pecat berjamaah kemudian segera akan kami bentuk caretaker untuk persiapan musda. Gampang kan? Karena aturannya jelas. Kami memegang teguh aturan organisasi," tegasnya.

Ali Hanafiah Tegaskan Tak Ada Musda

Wacana musyawarah daerah (Musda) bersama Pemuda KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Provinsi Banten pimpinan Ali Hanafiah dan kubu KNPI Banten pimpinan Tanto Warsono Arban (TWA), terus bergulir. Bahkan belakangan, dikabarkan KNPI Banten pimpinan TWA akan melaksanakan Musda setelah pelatikan Wahidin – Andika, yang terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Banten 2017.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banten M. Ali Hanafiah menegaskan, tidak ada musda bersama di DPD  KNPI Banten, menurut Ali masa kepemimpinan nya berakhir hingga 2019." Kami dibawah kepemimpinan Fahd Arafik tetap solid menjalankan amanah musda sampai dengan 2019, jadi kami klarifikasi tidak ada Musda di KNPI Banten.” tegas Ali saat di Hubungi via seluler Senin (22/5).

Kalaupun ada musda, tambah Ali, itu silahkan saja. Dan perlu dicatat itu dibawah kepemimpinan Rifai Darus, yang sudah demisioner masa baktinya. “Kami tetap fokus pada program kerja. Kepada segenap pengurus, dan OKP yang tergabung dalam DPP KNPI pimpinan Ketua Umum Fahd A Rafiq, jangan terprovokasi oleh MUSDA KNPI Banten.  Toh itu kubunya Tanto yang memang sudah habis masa baktinya,” cetus  Ali.(Kartono)

Kejari Musnahkan Barang Haram Jelang Ramadhan

9:54:00 AM

VisualNews.Co.Id Tangerang, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang memusnahkan barang bukti tindak pidana umum berupa berbagai jenis narkotika dan uang palsu serta botol miras ilegal di Kantor Kejari Kota Tangerang, Jl. TMP Taruna Sukasari Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, Senin (22/5).

"Perkara ini, khususnya narkotika mulai periode 2016 hingga 2017. Namun baru dieksekusi saat ini karena sebagian baru dinyatakan ingkrah oleh pengadilan pada 2017," ujar Kepala Kejari Kota Tangerang, Edyward Kaban,SH.MH

Adapun ragam narkotika yang dimusnahkan meliputi narkotika jenis sabu seberat 510,12 gram, ganja seberat 1,955 kilogram, nimetazepam seberat 1,89 gram, ketamine seberat 1,42 gram dan uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 44 lembar.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Kota Tangerang, Tengku Firdaus mengatakan total nilai narkotika yang dimusnahkan mencapai Rp1,5 miliar.

dalam pantauan turut ikut tangan wakil wali kota tangerang Sachruddin, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol.Harry Kurniawan dan Dandim 05/06 Letkol Inf Achiruddin memusnahkan barang haram tersebut.

"Total keseluruhan mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Pemusnahannya pun beragam, ada yang dihaluskan tadi untuk ketamine, sabu dan nimetazepam. Sementara ganja dengan cara dibakar," pungkasnya.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang memusnahkan 4.004 botol miras ilegal.Sitaan tersebut berasal dari kasus yang sudah mendapat putusan tetap dipengadilan Mahkamah Agung, Senin (22/5/2017).

Menurut Firdaus, pemusnahan botol miras ini pun bertujuan jelang ramadhan.Ribuan botol miras dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan alat berat. Sementara berbagai jenis narkotika direndam dalam air dan diblender.

Kasie Pidsus Kejari Tangerang  Tengku Firdaus mengatakan, 4.004 botol miras yang dimusnahkan ini berasal dari Singapura yang diedarkan tanpa cukai oleh terpidana Medi pada 2015.

"Total estimasi miras sekitar Rp2 miliar. Kasus sudah mendapat putusan tetap di Mahkamah Agung, sehingga kita musnahkan barang buktinya," katanya (Kartono)

Gubernur WH: Agribisnis Pertanian Potensi Banten

9:53:00 AM

VisualNews.CO,Id SERANG Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian menggelar Pekan Hortikultura 2017, bertepat di saung Duren Jatohan Haji Arif (DJHA), Baros, Kabupaten Serang, Senin, (22/05). Agenda tahunan Distanak bekerja sama dengan Kementrian Pertanian ini dibuka langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

Kepala Distanak Banten Agus M Tauchid mengatakan, pekan hortikultura merupakan agenda tahunan Distanak Banten sekaligus momentum istimewa bagi pelaku usaha agribisnis Hortikultura untuk saling tukar informasi, membangun jejaring dan menampilkan berbagai produk hortikultura serta sarana penunjangnya.

“Festival ini bertujuan untuk mengangkat eksistensi pengembangan Hortikultura Banten sebagai komoditas komersial, disamping itu juga menyampaikan kepada masyarakat banten bahwa pemerintah baik pusat maupun daerah mempunyai komitmen yang tinggi untuk membangun industry hortikultura,” kata Agus dalam sambutanya.

Dipilihnya saung Duren Haji Arif sebagai tempat penyelenggaraan, kata Agus dikarenakan tempat ini menjadidestinasi unggulan wisata kuliner berbasis buah durian yang memiliki potensi luar biasa mendukung kemajuan holtikultura di banten.


“Potensi yang dimiliki Kabupaten Serang ini juga sekaligus akan ditetapkan menjadi  Kabupaten durian pertama di banten. Diharapkan kedepan Kabupaten Pandeglang dan Lebak juga akan menyusul,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan,  Banten merupakan wilayah ekonomi yang memiliki sumberdaya alam yang unggul, khususnya dalam bentuk sumberdaya pangan, hortikultura dan pertenakan. Pembangunan pertanian berwawasan agribisnis dapat menjadi tujuan pembangunan dalam meningkatkan produktifitas pertanian.

“Banten memiliki keragaman potensi holtikultura, luar biasa potensinya. Untuk durian saja produksinya hingga 48.545 ton, ini luar biasa. Jumlah populasi tanaman durian yang menghasilkan sebanyak 300.960 pohon,” ujarnya.

Memberikan porsi lebih banyak kepada masyarakat dan pemerintah daerah pada bidang ini, menjadi satu program yang dapat mendorong pembangunan daerah.

Wahidin  menegaskan, sebagai penyangga Ibu Kota, Provinsi Banten berpeluang menjadi pasar, penyedia sumberdaya modal, tenaga kerja, teknologi, dan lalu lintas perdagangan. Dalam pemilihan strategi pembangunan, agroindustri merupakan strategi industrialisasi yang dinilai tepat bagi Banten.

 “Kalau kita bangun pertanian, kita harus siapkan pasar. Pasar induk dulu kita buat di Tangerang. Dari luar daerah pada datang nyuplai barang, tapi dibanten jarang, karena infrastrukturnya jelek, jalan masih rusak. Maka dari itu kita akan bangun juga infrastrukturnya,” katanya.

“Saya sangat konsen membangun pertanian dibanten. Saya hafal betul soal pertanian, dan saya akan dukung program pertanian. Bahkan untuk cabai saja saya banyak dirumah, saya punya bibit sendiri, saya tanam sendiri dan saya makan sendiri. Saya bingung kalau warga gak ada yang gak punya cabe. Untuk cabe saja harus impor dari cina. saya instruksikan kepada Kadis, tanam cabai disetiap sudut kota dan kampung untuk tanam cabai,” sambungnya.( Kartono)

Jelang bulan Ramadhan, Satpol PP akan Menindak Tegas Penjual Miras

10:00:00 AM

TANGERANG,

Jelang bulan Ramadhan Satpol PP Kota Tangerang berkomitmen akan terus menekan peredaran minuman keras (miras) dan menindak siapa saja yang yang terbukti menjual minuman haram tersebut.

A.Ghufron Falfeli Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang menegaskan, akan terus menyisir setiap wilayah yang ada dikota tangerang untuk meminimalisir peredaran minuman keras yang disinyalir kerap menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Ini kami laksanakan untuk memaksimalkan Penegakan peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2005, dan kami satpol pp Kota Tangerang secara rutin melaksanakan razia di seluruh wilayah kota Tangerang," kata Gufron saat ditemui Tangerang Raya Media diruang kerjanya, Kamis (18/5) Kemarin.

Meski demikian peran serta masyarakat dalam memberikan informasi akan keberadaan miras akan sangat membantu pihaknya dalam meredam bahkan menghilangkan peredaran minuman keras di kota yang berjuluk ahlakul karimah tersebut.

"Bagi masyarakat yang mengetahui bahwa di sekitar lingkungannya ada peredaran minuman beralkohol, silahkan informasikan ke kami, seandainya hasil dari informasinya maksimal akan ada imbalannya,"kata Gufron yang juga memiliki hobi akan mobil klasik tersebut.

Dengan demikian ia menghimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk turut berperan aktif dalam mewujudkan Kota Tangerang yang aman dan nyaman.

"Jadi, sekecil apapun informasi yang ada akan kita tanggapi dan akan kita datangi ke lokasi. Selain upaya pencarian dari kami, peran masyarakat dalam hal ini sangat kita butuhkan, Terus terang saya geram meski sudah sering kita razia peredaran Miras masih saja ada," tukas lulusan STPDN Bandung 1999 silam tersebut.

Gufron menjelaskan, pada razia yang digelar pada Rabu kemarin pihaknya berhasil mengamankan 129 minuman keras berbagai merk dan 3 jerigen ciu di 5 wilayah Kecamatan se kota Tangerang.

"Bapak walikota sudah dengan tegas menginstruksikan harus ada efek jera untuk para pelanggar perda ini, kita akan bekerjasama dgn polres untuk mengadakan tipiring bagi mereka," pungkasnya.(Kartono)

Hampir Pasti, Petahana Pecah Kongsi, Sachrudin Sudah Daftar Balon Walikota di PDIP

9:59:00 AM

VisualNews.Co.Id TANGERANG Hampir dipastikan pasangan petahana Walikota Arief R Wismansyah dan Wakil Walikota Tangerang Sachrudin tak akan lagi bersama pada Pilkada Kota Tangerang 2018 mendatang.

Sinyal pasangan petahana pecah kongsi ini semakin terlihat manakala Sachrudin resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) Walikota Tangerang periode 2018-2023, pada panitia penjaringan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) di ruko Metropolis Modernland, Kamis malam (18/5).

Sachrudin datang ke kantor DPC PDIP kota Tangerang didampingi Sekjen Golkar Banten beserta jajaran pengurus DPD Golkar Kota Tangerang. Ketua DPC Partai Golkar Kota Tangerang ini mengambil formulir pendaftaran sebagai balon Walikota di panitia penjaringan yang diadakan DPC PDIP.

Usai pengambilan formulir, Sachrudin menyampaikan, bahwa ini adalah bentuk menjalin komunikasi politik. “Kita tidak bisa sendirian dalam pilkada, pilpres maupun pilgub harus berpasangan, ada nomor satu dan nomor dua, dan membutuhkan koalisi,” ungkap Wakil Walikota.

Dijelaskan Sachrudin, politik itu sangat dinamis penuh dinamika, setiap saat ada perubahan-perubahan. “Bagaimana kita mengambil kesempatan membina hubungan yang sudah terjalin,” katanya.

Sachrudin juga mengatakan bahwa, setelah rapat pleno Partai Golkar Kota Tangerang, dirinya langsung mendaftarkan penjaringan bakal calon Walikota Tangerang yang digelar DPC PDIP Kota Tangerang dan sudah mendapat restu DPD Banten.

“Saya seijin ketua DPD Banten dan saya kesini didampingi sekretaris Partai Golkar DPD Banten,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah hingga kemarin, belum juga terlihat mengambil formulir penjaringan yang dibuka PDIP. Ini menjadi tanda tanya, pasalnya, selama ini Arief sering dirumorkan sudah merapat ke PDIP.

Seperti diketahui, penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang yang dibuka oleh DPC PDIP Kota Tangerang, akan ditutup pada Jumat (19/5) ini. Sejak dibukanya pendaftaran pada Rabu (10/5) lalu, hingga Kamis (18/5) kemarin, sudah ada 8 orang yang mengambil formulir pendaftaran. Diantaranya, Agus Setiawan, Sri Hartati, Sugianto, Yeremia Mendrofa, Suparmi, Solihin dan Hugo S Pranata diwakili Dasep Sediana serta Hudaya Latuchonsina diwakili oleh kerabatnya Budi Setiawan. Selain itu, pada Kamis kemarin selain Sachrudin, ada juga politisi PPP Dedi Chandara yang turut mengambil formulir penjaringan ke PDIP.(Kartono)

Hugo Ambil Formulir ke PDIP

10:19:00 AM

VisualNews.Co.Id Tangerang Ketua Pemuda Pancasila Kota Tangerang Hugo S Pranata sepertinya memiliki hasrat memimpin kota berjuluk akhlakul kharimah ini.

Namun, pada saat pendaftaran di sekertariat DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, dirinya tak terlihat batang hidungnya, yang ada Hugo S Pranata diwakili Dasep Sediana untuk ambil formulir, ruko Mall Metropolis Twon Squre blok GM 6 No.3, Kelapa Indah Kota Tangerang, Rabu (17/5).

Sediana menjelaskan bahwa ketidak hadiran Hugo S Pranata disebabkan keberadaannya diluar kota, maka untuk itu, dirinya memberikan kuasa agar mengambil formulir pendaftaran.

"Karena batas waktunya sampai tanggal 19 Mei, takut agendanya masih padat, maka di wakilkan kepada saya," katanya usai mengambil formulir pendaftaran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Periode 2018-2022, Rabu (17/5).

Sementara itu, dilokasi berbeda pengamat politik Rahmat Sanjaya meragukan elektabilitas bakal calon (Balon) yang mengambil melalui tangan orang lain dengan alasan apapun.

"Rakyat butuh keseriusan sosok pemimpin yang berani mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan umum," tandas Rahmat kepada Tangerang Raya, Rabu (17/5).

Ditambahkan Rahmat, mau siapapun nanti calonnya yang terpenting berani mendobrak kesejahteraan masyarakat. Sebab, dikatakan dia, kota berjuluk 1001 industri ini pun belum mampu berikan lapangan tenaga kerja buat masyarakat kota tangerang. (Kartono)

Arief Belum Daftar ke PDIP

10:17:00 AM

VisualNews.Co,Id Tangerang Dua hari menjelang penutupan penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang yang dibuka oleh DPC PDIP Kota Tangerang, hingga Rabu (17/5) kemarin sang petahana Arief R Wismansyah belum terlihat mengambil formulir pendaftaran. Padahal, selama ini Arief sering dikait-kaitkan dengan PDIP untuk maju kembali di Pilkada Kota Tangerang 2018 mendatang.

Setidaknya, sejak dibukanya pendaftaran Rabu (10/5) sampai Rabu (17/5) kemarin, sudah ada 8 orang yang mengambil formulir pendaftaran. Diantaranya, Agus Setiawan, Sri Hartati, Sugianto, Yeremia Mendrofa, Suparmi, Solihin dan Hugo S Pranata diwakili Dasep Sediana serta Hudaya Latuchonsina diwakili oleh kerabatnya Budi Setiawan untuk mengambil formulir.

Rencananya, penjaringan yang dilakukan PDIP akan ditutup pada Jumat (19/5) mendatang. "Tahapan ini membuka ruang buat semua figur-figur terbaik, yang selama ini punya potensi namun tidak tau jalurnya, kita buka," ujar Andri S Purnama Kordinator penjaringan bakal calon DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang kepada awak media, Rabu (17/5).

Andri, berharap proses penjaringan ini bisa membuahkan hasil yang berkualitas untuk memimpin kota Tangerang yang lebih baik.

Sementara terkait petahana, ia mengklaim bahwa poros pilkada saat ini tidak melulu di warnai incumbent, baik itu Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah atau Wakil Wali Kota Tangerang Sahrudin.

"Komunikasi oleh petahana dilakukan sejak jauh hari sebelum ada pendaftaran. Dan hubungan PDI Perjuangan dengan petahana secara komunikasi politik sudah cukup baik (sampai hari ini), kita tunggulah kejutannya bagaimana," tandasnya.

Disisi lain, Suparmi sebagai kader PDI Perjuangan terpanggil dirinya untuk maju dalam konstelasi politik Pilwakot tersebut. Ia mengatakan siap maju dan percaya diri, kerana dari kuota kursi di DPRD sudah bisa maju untuk menjadi orang nomor satu. Namun dia mengaku mengikuti mekanisme partai, yakni keputusan ada di tingkat DPP.

"Karena kursi partai cukup ya kenapa engga (calon wali kota), tapi berdasarkan realita saja," kata Ketua DPRD Kota Tangerang ini.

Suparmi tidak menafikan diri jika lawan terkuat nanti ialah seorang incumbent. "Kita dengan pak Wali Kota itu tidak bisa meremehkan ya, karena beliau juga cukup kuat. Dari semua sisi dia mendukung," kata Suparmi. (Kartono)

O2SN Tingkat Kota Tangerang Resmi Ditutup

10:16:00 AM

VisualNews.Co.id TANGERANG, Dinas Pendidikan Kota Tangerang resmi menutup kegiatan O2SN tingkat kota yang dipusatkan digedung PGRI, Rabu (17/5) Kemarin.

Abduh Surahman, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengaku memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan ruang kepada siswa untuk melakukan evaluasi dan arahan untuk persiapan kedepan.

"Itu penting dilakukan karna jangan sampai kota tangerang yang sudah hebat ini ternyata begitu masuk ke level Provinsi kita kedodoran melawan tetangga kita," ujarnya.

Evaluasi tersebut menurut Abduh lantaran ia menilai kekalahan kota tangerang pada level SD tidak harus terjadi pada di level SMP.

"Untuk SD kita kalah di provinsi dan tidak mendapatkan apa-apa, ya saya harapkan untuk tingkatan SMP kalau rekrutmennya benar itu bisa menghasilkan juara juara dilevel provinsi yang membuat Kota Tangerang menjadi wakil di level Nasional," harap Abduh.

Diutarakan Abduh, pagelaran O2SN yang masih dua bulan lagi diharapkan dapat mempersiapkan atlit atlit Kota Tangerang di masing masing induk sekolah.

"Pelatihannya akan mulai kita tingkatkan, paling tidak anak anak kita diharapkan dapat menjadi juara disana nanti minimal harus jadi juara disana," pungkasnya.

Untuk diketahui, pada pagelaran O2SN tingkat Kota Tangerang korwil 3 yang terdiri dari SMPN 9, 19,20 dan 15 menjadi juara umum. (Kartono)

INFO

image

Nasional

 
Copyright © Visualnews.Co.ID. All Right Reserved. Design by : Inisial S