image

pt claten bersinar sejahtera





BANTEN


Latest Updates

JELANG PILKADA KOTA TANGERANG 2018, PKS Dorong Hilmi Kembali Maju

10:25:00 AM

VisualNews.Co.Id Tangerang DPD PKS Kota Tangerang akan memprioritaskan  mengusung kader internal untuk maju pada perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Tangerang 2018 mendatang.

Sejauh ini, nama Hilmi Fuad dianggap paling berpeluang untuk kembali diusung PKS.  Diketahui, pada pilkada sebelumnya Hilmi Fuad menjadi Calon Wakil Walikota yang diusung PKS mendampingi Abdul Syukur. Namun langkahnya saat itu kandas.

Ketua DPD PKS Kota Tangerang, Tengku Iwan saat dihubungi terkait kemungkinan PKS kembali mengusung Hilmi Fuad, tidak menampik adanya kemungkinan tersebut.


"Kita saat ini sudah ada beberapa bakal calon yang sudah dijaring internal PKS dan salah satunya pak Hilmi," kata Tengku yang dihubungi melalui telpon celularnya.

Ditanya soal kemungkinann diriinya yang akan diusung PKS, Tengku juga  mengaku tidak menutup kemungkinan tersebut. Ia pun mengaku siap jika dirinya ditunjuk oleh partainya yang maju pada pilkada nanti.

"Kalau partai menunjuk saya untuk maju, ya saya maju tapi secara mekanisme itu ada namanya jaring asmara (jaring aspirasi dari bawah) kan ada beberapa nama yang terjaring untuk bakal calon pilkada secara internal ada pak Hilmi dan ada saya juga, dan siapanya nanti yang akan maju kita lihat perkembangannya," tuturnya.


Terkait hal tersebut Pemerhati Politik Dasep Sediana menilai Tengku Iwan, ketua DPD PKS Kota Tangerang lebih memberikan kesempatan kepada Hilmi lantaran ia lebih memberikan kesempatan kepada seniornya.

"Karna biar bagaimanapun Hilmi lebih dulu jadi ketua DPD PKS di Kota Tangerang, juga di konteks pilkada kemarin dia juga sebagai kandidat," kata Dasep kepada Wartawan Selasa (25/4).

Dengan didorongnya Hilmi, menurut Dasep, DPD PKS Kota Tangerang membaca peluang, berstrategi dan tidak memanfaatkan jabatan ketua untuk memaksakan diri untuk menjadikan tengku sebagai bakal calon.

"Ini sebenarnya adalah kesempatan buat Tengku sebagai ketua di Kota ini, tapi Tengku tidak memilih untuk menjadi bakal calon lantaran dia lebih melihat peluang dan potensi atau propabilitashilmi lebih baik daripadanya," papar Dasep.


Menurut Dasep, jam terbang Hilmi yang tinggi dapat dijadikan sebagai landasan yang mulus untuk menghantarkannya kepada kursi no satu dikota tangerang tersebut.

"Saya sangat yakin PKS membuat Anilisis dan mempetakan, dan mereka telah melakukan evaluasi dan evaluasi tersebut yang memberikan semangat untuk mendorong pak Hilmi lagi, dengan kata lain kekurangan kekurangan kemarin, dapat dijadikan pelajaran untuk mencari jalan untuk memuluskan itu," kata Dasep.

Hal tersebut, menurutnya dapat dijadikan modal dasar untuk menang lantaran tingkat populeritas dan elektabilitas Hilmi lebih tinggi dibandingkan Tengku.

"Agar (PKS) bekerja lebih efektif dan efisien berarti lebih mudah mendorong Hilmi daripada mendorong Tengku kalau melihat dari sisi kenapa PKS mendorong Hilmi," tukasnya.

Terkait partai politik yang akan dijadikan Perahu bagi Hilmi untuk maju pada perehatan tersebut, Dasep menyebut PKS menggandeng Gerindra masih sangat memungkinkan.

"Perkawinan antara Gerindra dan PKS bukan menjadi sebuah perkawinan yang paten, artinya jika di DKI kedua partai tersebut sukses maka didaerah harus seperti itu dan tidak juga menjadi jaminan akan berpeluang menang," ujarnya.

Meski demikian, ia menilai positif jika memang terjadi koalisi antara kedua partai tersebut di kota Tangerang seperti halnya yang terjadi di DKI.

"Karena PKS dari sisi militansinya memang mengakar artinya punya kader militan yang dia tidak akan berubah pilihannya dan itu modal dasar, kemudian fenomena gerindra sedang mendapatkan kepercayaan dari publik yang sangat tinggi, jika dikota tangerang mau melakukan langkah koalisi tersebut ya bisa jadi menjadi formulasi yang ideal," paparnya.


Untuk diketahui, pada perehatan pilkada lalu Hilmi Fuad berpasangan dengan Abdul Syukur dengan didukung Partai Golkar, PKS , PBB dan PKPB. (Kartono)

Pemkot Galakkan Gerakan Tanam Cabai 214

8:47:00 AM


VisualNews.Co,Id TANGERANG,- Mengantisipasi adanya kenaikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang datangnya bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Pemerintah kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) mengadakan acara sosialisasi Gerakan Tanam Cabai 214.

Acara yang dihadiri oleh 104 kader posyandu yang merupakan perwakilan dari tiap kelurahan ini merupakan sebuah upaya yang ditempuh pemkot agar masyarakat dapat memulai untuk memanfaatkan lahan yang ada di sekitar tempat tinggalnya dengan budidaya tanaman yang memiliki nilai ekonomis.

Walikota Tangerang yang berkesempatan menghadiri kegiatan sosialisasi tersebut menyampaikan harapan kepada seluruh peserta untuk dapat bersama sama menekan laju inflasi melalui gerakan tanam cabai ini.

"Mudah-mudahan melalui program ini kita bisa sama-sama tekan inflasi," ujarnya ketika memberi arahan pada acara sosialisasi Gerakan Tanam Cabai 214 di aula serbaguna SMKN 2 Jl. Veteran No. 2 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Selasa (25/4).

Sebagai informasi, saat ini di kota Tangerang harga cabai merah keriting berkisar di Rp. 34.976 / Kg dan harga cabai rawit merah di kisaran Rp. 98.728 / Kg. Lebih lanjut pria yang baru saja berulang tahun ini menambahkan manfaat lain dari suksesnya program budidaya ini adalah tercapainya program - program lain yang menjadi tujuan utama pemkot Tangerang diantaranya Tangerang Bersih, Tangerang Hijau, serta program Tangerang Berkebun.

"Melalu budidaya ini selain membuat kota lebih hijau, program lain juga bisa tercapai seperti Tangerang Bersih, Tangerang Sehat, dan Tangerang Berkebun," katanya.

"Tambahin juga program sedekah oksigen biar lebih sehat," imbuhnya.

Untuk diketahui, pada kegiatan ini juga dilakukan pemberian secara simbolis bibit cabai kepada 7 Posyandu. Total bibit tanaman cabai yang disediakan oleh Dinas Ketahanan Pangan sebanyak 20.800 bibit.  Tiap posyandu mendapat 200 bibit tanaman cabai untuk disalurkan kembali sebanyak 2 bibit kepada tiap keluarga binaannya.(Kartono)

Pemda Diminta Maksimalkan Pelayanan Publik Berbasis E-Government

8:46:00 AM

VisualNews.Co,Id TANGERANG, - Dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, Pemerintah Daerah (Pemda) harus mampu memanfaatkan seluruh potensi sumber daya yang dimilikinya. Termasuk, melibatkan seluruh masyarakat maupun kalangan dunia usaha didalam setiap proses pembangunan.

“Setiap Pemda diwajibkan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan,” salah satu pesan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, dalam amanatnya pada Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXI, Selasa (25/04).

Pemerintah pusat melalui berbagai instrumen kebijakan dan program, jelas Mendagri, terus mendorong dan mendukung upaya Pemda dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Apalagi, pemerintah melalui Program Nawa Cita Kabinet Kerja telah bertekad membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Menurutnya, salah satu instrumen kebijakan fiskal yang ditetapkan pemerintah pusat dalam rangka membangun daerah adalah alokasi dana transfer untuk setiap daerah otonom. Yang berupa Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK). Selain itu, ada dana  untuk setiap desa. Pemerintah berharap, dana transfer dan dana desa itu dapat dikelola secara transparan dan akuntabel dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Wujud utama dari peningkatan kinerja, tak lain ditujukan agar semakin meningkatnya kesejahteraan rakyat,” tegas Tjahjo.

Di momen Hari Otda ke-XXI, dirinya berpesan, setiap Pemda harus senantiasa berupaya untuk meningkatkan kinerja yang telah dicapai, seraya mengatasi berbagai hambatan dalam pelaksanaan Otda. Dengan senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing perekonomian daerah.

“Setiap Pemda juga harus berinisiatif untuk mengelola pelayanan publik berbasis E-Government. Pemda harus memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahannya,” imbaunya.    

Dalam catatannya, sudah cukup banyak Pemda yang mengembangkan E-Government dalam penyediaan pelayanan publik, mulai dari Pemda provinsi maupun Pemda kabupaten/kota.

Seperti halnya penggunaan teknologi informasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, sebagai wujud implementasi Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemda, yang menegaskan, Pemda dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, saat memimpin apel Peringatan Hari Otda di lingkup Pemkot Tangerang, menuturkan, berbagai dinamika pembangunan kota dengan segala persoalan dan tuntutannya, tentunya harus dapat direspon dengan cepat dan tepat. Terlebih dalam hal pelayanan.

"Berbagai pelayanan serta informasi dapat diakses melalui aplikasi Tangerang LIVE. Ini salah satu upaya kami untuk permudah pelayanan publik,” ucapnya. (Kartono)

Tangsel Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ XIV Provinsi Banten

8:42:00 AM

VisualNews.Co.Id Serang Kota Tangerang Selatan kembali berhasil "menyabet" gelar Juara Umum pada ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke- XIV Provinsi Banten yang diadakan di Kabupaten Serang, Senin (17/4) hingga Jum'at (21/4).

Pengumuman hasil juara secara langsung disampaikan pihak panitia dewan hakim, dimana Kota Tangsel berhasil mendapat perolehan nilai tertinggi sebanyak 97, di Hotel Marbella, Anyar, Kabupaten Serang, Jumat (21/04) malam yang sekaligus acara penutupan kegiatan MTQ ke XIV tersebut.


Berhasil mempertahankan  gelar juara umum pada ajang MTQ ke-XIV tingkat Provinsi Banten tentunya membuat kebanggaan tersendiri bagi warga Tangsel. Semangat berkompetisi para peserta yang telah berupaya merebut kembali sekaligus mempertahankan gelar juara tentu saja mendapatkan apresiasi dari Walikota Tangsel, Hj. Airin Rachmi Diany.


"Saya sangat mengapresiasi semangat berkompetisi para peserta yang telah berupaya memperebutkan juara dengan membawa nama Kota Tangerang Selatan," kata Airin dalam sambutannya.


Bukan hanya itu, orang nomor satu se-Tangsel ini juga tidak lupa berterima kasih kepada LPTQ Kota Tangsel yang senantiasa mendukung pembinaan serta pelatihan para peserta dari awal hingga akhir. Sehingga dapat membawa gelar juara umum tiga kali berturut - turut.

Diakhir sambutannya, Walikota  berharap kemenangan hari ini dapat terus dipertahankan dan ditngkatkan.(Kartono)

Kompetensi Multikultural Bagi Pekerja Sosial Profesional

8:40:00 AM

VisualNews.Co,Id Ciputat Prodi Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDKOM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Nasional dengan tema "Kompetensi Multikultural Bagi Pekerja Sosial Profesional" di Auditorium Utama Harun Nasution, Kamis (20/4).

Acara ini merupakan kerjasama antara prodi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Ikatan Pendidikan Pekerjaan Sosial (IPPSI). Dalam Seminar Nasional tersebut juga digelar workshop pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi (KPT) Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial.


Hadir sebagai Keynote Speech adalah Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa  dengan narasumber Prof. Mas'ud Said, Dr. Kanya Eka Santi, Dr. Endrotomo, dan Dr. Arif Subhan, MA yang dimoderatori oleh Siti Napsiyah, MSW.


Menteri Khofifah menyampaikan, profesi pekerja sosial merupakan profesi garda terdepan di Kementerian Sosial untuk membantu program pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.


"Terutama bagi keluarga dan masyarakat yang mengalami masalah psikososial dan masalah sosial lainnya. Oleh karena itu, dalam bekerja dengan masyarakat yang sangat multikultur seperti di Indonesia, maka perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan pekerjaan sosial diharapkan dapat membekali kompetensi multikultural," kata Khofifah.


Sementara itu, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dede Rosyada, menyampaikan  bahwa pihaknya sangat berharap kepada Prodi Kesejahteraan Sosial agar mampu mencetak para calon pekerja sosial profesional yang handal dan memiliki kompetensi muktikultural, kompetensi sosial, dan kompetensi spiritual.


Seminar ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta yang terdiri dari para ketua program studi kesejahteraan sosial anggota IPPSI seluruh Indonesia, Dinas Sosial DKI Jakarta, Kepala Panti Sosial dan Kepala lembaga pelayanan sosial berbasis LSM di Jakarta sebagai mitra lembaga Prodi Kesejahteraan Sosial, dosen dan mahasiswa FIDKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta tamu undangan lainnya.(Kartono)

HMI Cabang Tangerang Raya Lantik Pengurus

8:39:00 AM

VisualNews.Co,Id TANGERANG, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang Raya menggelar pelantikan pengurus di Aula Gedung KNPI Kota Tangerang, Jalan A Dimyati, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Minggu (23/4).

Pelantikan dilakukan oleh Pengurus Besar (PB) HMI, ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan pengabilan sumpah yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB-HMI, Endri Soemantri di hadapan para tamu undangan.

acara dilanjutkan dengan diskusi publik, dengan tema: “Berkhidmat Untuk Umat, Menuju Tangerang Berdaulat”,  sebagai pembicara antara lain, adalah KAHMI Kota Tangerang, Jazuli Abdillah, Direktur Puspol Indonseia, Ubedilah Badrun dan Ekonom Indef, Bhima Yudishtira.

Hadir pada pelantikan pengurus yang dirangkai dengan diskusi publik tersebut antara lain, Asisten Daerah II Kota Tangerang, Engkos Jakarsih, Kepala Bidang Pemuda Dispora Kota Tangerang, Ahmed Suhaely, Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, Rusdi Alam dan Ketua BPC HIPMI Kabupaten Tangerang, H M Kholid Gani.

Ketua Umum HMI Cabang Tangerang Raya, Abdul Muhyi menyampaikan, pihaknya akan memaksimalkan peran serta HMI sebagai organ mahasiswa yang memiliki tugas serta tanggung jawab sebagai agent of change dan angent of social control di wilayah Tangerang Raya.

“Peran anget of change dan angent of social control akan kita mainkan sekaligus, pembaharu bukan hanya berhenti sebagai penggagas perubahan tetapi juga ikut serta dalam perubahan itu, “ paparnya.

“Sebagai pengontrol itu artinya kita akan jadikan HMI sebagai pilar penting dalam demokrasi, dengan cara bersikap kritis dan tanggap atas semua persoalan keumatan, termasuk kritis terhadap setiap kebijakan pemerintah di wilayah Tangerang Raya yang tidak berpihak pada kepentingan umat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Tangerang Raya demisioner, Tb Khotibyani berharap, kepengurusan HMI Cabang Tangerang Raya periode 2017 – 2018 di bawah kepemimpinan Abdul Muhyi dapat melaksanakan dan menuhi janji serta amanah yang telah diberikan forum Konferensi Cabang sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat cabang.

Mengutip pernyataan Panglima Besar Jenderal Sudirman, dalam pidatonya di depan mahasiswa Yogyakarta pada peringatan Milad HMI yang pertama tahun 1948, bahwa HMI itu adalah Harapan Masyarakat Indonesia, Khotib berharap pernyataan Jenderal Sudirman itu bisa juga dimaknai dalam kontekstual kekinian bahwa organisasi mahasiswa tertua dan terbesar di Indonesia ini, kiprah dan perjuangannya dinantikan oleh masyaraperkat Tangerang Raya.

“HMI Cabang Tangerang Raya, harus  menjadi organisasi mahasiswa yang kiprah dan perjuangannya dinantikan oleh masyarakat Tangerang Raya,” katanya. (Kartono)

Bendahara KNPI Kota Tangerang Siap Pimpin KNPI Banten

8:38:00 AM
supriadi saat menggelar pertemuan knpi se tangerang raya dengan walikota tangesel terkait kota layak pemuda beberpaa waktu lalu. (ist)

VisualNews.Co,Id
Tangerang, Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Provinsi Banten akan segera digelar dalam waktu dekat ini. Sejumlah nama dinilai pantas untuk memimpin lembaga yang menghimpun organisasi kepemudaan tersebut.

Salah satunya adalah Supriadi yang kini menjabat Bendahara Umum DPD KNPI Kota Tangerang. Pria yang akrab disapa Katong ini memang sudah sangat familiar dikalangan pemuda Kota Tangerang, khususnya organisasi Muhammadiyah.

"Ya Supriadi sangat pantas jadi Ketua KNPI Banten. Kita tahu di Muhammadiyah banyak OKP yang berhimpun. Itu sudah menjadi modal besar bagi Supriadi untuk maju," kata Faridal Arkam Sekjend DPD KNPI Kota Tangerang, Senin (24/4).

Selain OKP Kemuhamadiyahan, sejumlah OKP lainnya juga sudah memberikan sinyal kuat untuk pencalonan Supriadi di Musda KNPI Banten.

"Kami sendiri DPD KNPI Kota Tangerang sudah pasti mengusung kader internal. Hal ini juga akan kami komunikasikan dengan DPD di Tangerang Raya," tegas Faridal yang juga Mantan Ketua HMI Tangerang Raya.

Menurut Faridal, sudah saatnya KNPI di Banten dipimpin oleh pemuda yang mempunyai semangat tinggi,  peduli dengan organisasi kepemudaan dan mempunyai daya kritis yang kuat terhadap kondisi pembangunan di Banten saat ini.

"Tidak ada alasan bagi Supriadi untuk tidak maju. Dia sudah sangat cocok dan pantas. Saya yakin kepemimpinan KNPI Banten bisa lebih baik dari sebelumnya," ungkap Faridal.

Sementara itu, Supriadi saat dikonfirmasi mengaku siap maju dalam Musda KNPI Banten. Ia mengatakan, saat ini dirinya sedang melakukan konsolidasi kepada semua OKP yang akan menjadi peserta.

"Kalau memang saya diberikan amanah tersebut, insya Allah aaya siap memimpin Pemuda di Provinsi Banten menggantikan Bung Tanto yang tidak lama lagi demisioner dengan diselenggarakannya Musda," singkat Supriadi.

Sebelumnya beberapa nama juga sudah mencuat menjelang Musda KNPI Banten, diantaranya, Nevi Pahlevi, Dedi Muhdi, Abidin Nasyar, dan nama lainnya. Informasi yang dihimpun, Musda akan digelar usai pelantikan Gubernur dan Wkail Gubernur Terpilih, Wahidin Halim-Andika Hazrumi. (Kartono)

Dodi Efendi Ketua Bamus Muskot Tangerang Terpilih

8:37:00 AM

VisualNews.Co,Id TANGERANG,- Kehadiran Badan Musyawarah (Bamus) Masyarakat Kota (Maskot) Tangerang diminta bisa menjadi organisasi independent. Bamus Maskot Tangerang tidak berpihak kedepan harus bermanfaat kepada masyarakat.

Seperti diketahui, pada Sabtu (22/4) di Hotel Tulip, Kota Tangerang berlangsung penyelenggaraan Musyawarah Besar (Mubes) ke 3 untuk memilih pengurus baru.

Wakil Walikota Tangerang Sachrudin saat membuka acara mengatakan, bahwa organisasi Bamus Maskot Tangerang disebutkannya adalah organisasi kemasyarakatan. Organisasi ini harus bermitra khususnya dengan pemerintah.

“Dibentuk oleh masyarakat dan untuk masyarakat, jadi organisasi ini harus membantu dan mendukung program-program dari pemerintah dan kepentingan masyarakat,” ungkap Sachrudin.

Lanjut Sachrudin, saat ini ia mengaku tidak akan maju lagi sebagai pimpinan Bamus lataran ingin konsentrasi di partai dan pemerintahan. Tetapi dalam kesempatan itu ia kembali menyampaikan bahwa di internal Bamus Maskot Tangerang harus bisa mencari jati dirinya yang memang benar-benar bermanfaat kepada masyarakat.

“Harus hadir ketika ada persoalan masyarakat, harus komunikatif menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikan kepada pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Sachrudin menambahkan, pelaksanaan Mubes yang ke III ini diharapkan bisa memilih ketua yang diharapkan dan juga memilih komposisi kepengurusan yang baik.

“Artinya bisa diakui masyarkat dan kehadiran Bamus Maskot penuh kedamaian, agar masyarakat tingkat kesadarannya tau apa yang dilakukan Bamus Maskot adalah ormas yang bersifat terbuka, independent, berdiri sendiri,” ujarnya.

Semangat dan tujuannya tandas Sachrudin untuk membantu permasalahan di Kota Tangerang, Bamus Maskot Tangerang mempunyai keterwakilan di 13 kecamatan.

Sementara Dody Efendi, Ketua Bamus Muskot terpilih mengaku saat ini dirinya sedang menyusun kepengurusan baru. Dalam periode mendatang ia menyebutkan bahwa kedepan bisa membangun sinergisitas antara organisasinya, masyarakat dan pemerintah daerah setempat. (Kartono)

Kapolda Metro Resmikan Gedung Mapolres Tangsel

8:36:00 AM

VisualNews.Co,Id Serpong - Setelah lebih dari satu tahun menunggu, kini jajaran kepolisian resort (Polres) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi memiliki gedung Mapolres yang baru.

Gedung Mapolres Tangsel  secara langsung diresmikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan dan Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, SH, MH pada Jumat (21/4).


Acara peresmian tersebut juga dihadiri, Bupati Kabupaten Tangerang Zaki Iskandar, Walikota Depok M. Idris Abdul Shomad, Kapolres Tangsel Ayi Supardan, calon Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto serta jajaran personil dari Polres Tangsel dan Pemkot Tangsel.


Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, SH, MH mengatakan bahwa pada akhirnya pembangunan gedung Mapolres Tangsel dapat selesai pada waktunya.

Pembangunan ini, sambung Airin dapat selesai berkat dukungan semua pihak, baik dari kepolisian, pemerintah kota serta dari masyarakat.

Menurutnya, tuntutan tersebut semakin besar karena penduduk Tangsel yang semakin meningkat, sehingga keamanan dan ketentraman dilingkungan masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal.

Airin  berharap dengan adanya gedung Mapolres yang baru dapat memberikan semangat dan spirit  yang baru jajaran personil Polres Tangsel dalam melayani masyarakat serta memberi keamanan dan ketentraman bagi masyarakat kota Tangsel secara maksimal.


“Saya berharap keberadaan Gedung Mapolres yang baru dapat menjadi semangat dan Spirit yang baru untuk semua jajaran dalam menciptakan keamanan dan ketentraman kota Tangsel," kata Airin.


Bentuk dukungan Pemkot Tangsel, kata Airin juga tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi dalam bentuk inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya melalui aplikasi “SIARAN TANGSEL” yang bisa terintegrasi langsung dengan pelayanan pengaduan masyarakat Polres Tangsel, sehingga warga Tangsel tidak perlu mengkontak layanan pengaduan Polres.


Ditempat yang sama, Kapolda Metro Jaya, Irjen M. Iriawan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangsel yang telah membantu membangun gedung Mapolres Tangsel.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam membantu proses pembangunan, sehingga pembangunan gedung dapat selesai pada waktunya. Hal ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Tangsel kepada Kepolisian dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Iriawan.


Kapolda juga sangat mengagumi gedung Mapolres yang begitu megah ketika dilihatnya dari atas pesawat  helikopter di Jalan Prometer, Serpong.

“Saya lihat dari heli tadi, bangunannya sangat megah seperti Mabes Polri. Oleh karena itu, saya akan tuntut Polres untuk bekerja lebih baik," jelasnya.


Iriawan menjelaskan bahwa Mapolres Tangsel yang dibangun oleh APBD ini adalah rumah rakyat sehingga Polisi tidak bisa melarang masyarakat datang untuk mengadu dan mendapatkan pelayanan.

“Bangunan ini berasal dari hasil pajak rakyat, sehingga menjadi rumah rakyat. Oleh karena itu rakyat bisa datang kesini, mengadu, jalan-jalan juga boleh kesini,” pungkas Iriawan.(Kartono)

JELANG PILKADA KOTA TANGERANG 2018, Sederet Nama 'Bersaing'

8:34:00 AM


VisualNews.Co.Id TANGERANG - Sejumlah nama dari beragam kalangan diprediksi bakal bersaing meramaikan perhelatan Pilkada Kota Tangerang 2018 mendatang.

Disamping kandidat petahana, Arief R Wismansyah, sederet nama yang mulai bermunculan diantaranya dari partai Golkar selain Sachrudin, mantan ketua DPD Golkar terdahulu yakni Abdul Syukur diprediksi masih punya semangat untuk maju.

Selain itu, dari kader Partai Amanat Nasional (PAN) sudah muncul nama Ella Silvia. Bahkan, Politisi perempuan yang memiliki jam terbang tinggi ini sudah mempunya relawan Kerabat Ella.

Demikian prediksi tersebut disamapaikan Pemerhati Politik Tangerang, Dasep yang pernah sukses membawa pasangan Arief-Sachrudin menjadi pemenang di Pilwakot lalu kepada wartawan, Jumat (21/4).

"Dari PKS ada Pak Tengku, Iskandar dari PPP, Kemal dari PKB, Nurhadi dan Pontjo dari Gerindra, dan yang terakhir dari Kalangan profesional yakni Pak Hugo S. Franata dan mereka berpotensi untuk maju,” jelas Dasep.

Menurutnya, jika hal tersebut terjadi, maka proses pendidikan politik di dalam partai berjalan dinamis.

“Karena sesungguhnya partai adalah bagaimana untuk merebut kekuasaan baik dipusat maupun di daerah,” kata Dasep.

Fenomena tersebut, menurut Dasep adalah suatu hal yang dinilainya positif, pasalnya warga kota Tangerang nantinya akan disuguhkan dengan beragam pilihan untuk pemimpinnya

“Selain kecenderungan kepada pemilik modal, dalam hal ini yang memiliki anggaran melimpah maka tidak lagi menjadi jaminan ketika masyarakat disodorkan dengan banyaknya nama untuk dipilih,” tukasnya.

Dengan demikian, ia mempridiksi fenomena yang akan terjadi adalah dari kader partai politik dalam konteks pilkada bisa saja muncul dari kalangan pengusaha, ataupun akademisi.

“Bisa juga dari kalangan profesi seperti pengacara, artis dan lain sebagainya, semoga saja pilkada kota Tangerang bisa menjadi pilkada yang mampu menghasilkan pemimpin kota Tangerang kedepan yang bisa mewujudkan masyakat sejahtera,” paparnya.


Ia berharap partai politik sudah melakukan manuver positif dalam rangka meningkatkan popularitasnya di masyakat kota Tangerang dengan aksi-aksi yang positif.


“Ketika bicara siapa yang paling berpeluang, ini tergantung bagaimana strategi dari kandidat untuk bagaimana memperkenalkan diri kepada masyarakat,” jelas Dasep

Artinya, Lanjut Dasep, Fase populeritas kandidat menjadi hal yang harus diupayakan pasalnya dengan kerja yang para kandidat lakukan akan memberikan kontribusi terhadap peningkatkan popularitas.

Menanggapi hal tersebut, Hugo S. Franata mengaku siap untuk maju pada pilkada kota Tangerang kendati lawan yang bakal dihadapi bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukan.

“Sebagai warga kota Tangerang saya siap dalam konteks perehatan pemilihan kepala daerah semoga saja upaya saya juga dapat apresiasi dari masyarakat dan partai politik intinya jadi walikota atau wakil walikota kita siap memberikan kontribusi pembangunan di kota Tangerang,” jelasnya.

Menurutnya dengan muncul nama nama tersebut pihaknya justru menilai proses demokrasi di Kota Tangerang berjalan dengan dinamis.( Kartono)

INFO

image

Nasional

 
Copyright © Visualnews.Co.ID. All Right Reserved. Design by : Inisial S