image

pt claten bersinar sejahtera



BANTEN


Latest Updates

PT. Siegwerk Indonesia Salurkan Bantuan di SDN Tangerang 9

7:52:00 AM

VisualNews.Co.Id KOTA TANGERANG,Sekolah Dasar Negri (SDN ) Tangerang 9 mendapatkan  bantuan alat penunjang kegiatan belajar-mengajar dan fasilitas sekolah dari PT. Siegwerk Indonesia, Selasa (24/1/2017).

Direktur PT. Siegwerk Indonesia, Achmad Machsudi mengatakan bahwa kegiatan tersebut salah satu bentuk dari Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang dipimpinnya terhadap keperdulian dan kemajuan pendidikan di Kota Tangerang.

"Tentu apa yang kami berikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa,guru dan orang tua siswa. Meskipun masih banyak kebutuhan yang lain yang tak kalah penting namun masih belum kita penuhi," jelasnya kepada awak media.

Achmad Machsudi menjelaskan, total bantuan yang disalurkan oleh pihaknya Rp.50 juta rupiah. Rencananya akan disalurkan ke SDN Tangerang 9 dan SDN Gandasari 3, Kota Tangerang.

"Kami juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menarik perhatian dari perusahaan lain yang berdomisili di Kota Tangerang untuk menyalurkan dana CSR nya untuk warga sekitar, terutama untuk kemajuan pendidikan," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman mengatakan dirinya menyambut baik adanya keperdulian dari pihak ketiga untuk kemajuan pendidikan di Kota Tangerang.

"Sebenarnya para perusahaan sangat kesulitan dalam mencari sasaran untuk diberikan bantuan karena keterbatasan informasi. Maka saya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh kepala sekolah dan komite sekolah dalam menjalin komunikasi dengan PT. Siegwerk Indonesia," ungkapnya.

Kemudian, dirinya juga optimis dalam beberapa bulan kedepan akan semakin banyak perusahaan yang menyalurkan dana CSR nya untuk sekolah-sekolah yang ada di Kota Tangerang.

"Dengan sedikit modal yang saya miliki ketika bertugas di dinas ketenagakerjaan saya harapkan bisa terus menjalin komunikasi dengan para pimpinan perusahaan di Kota Tangerang," pungkasnya.(Supendi)

KPK Puji Komitmen Pemkot Dalam Pemberantasan Korupsi

7:51:00 AM

VisualNews.Co.Id KOTA TANGERANG,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memuji komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam pemberantasan korupsi, terutama terkait integrasi sistem informasi yang telah mengoptimalkan Teknologi Informasi dalam penyelenggaraan pemerintahannya.


Hal tersebut ditegaskan Ketua Satgas Khusus Pemberantasan Korupsi Provinsi Banten yang berasal dari KPK Hikmat pada saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan Rencana Aksi Pencegahan Korupsi di Provinsi Banten yang diadakan di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Selasa (24/01).


"Kami mohon kesedian Bu Airin dan juga Pemkot Tangerang untuk berbagi dengan pemerintah kabupaten dan kota lain," kata saat memberikan review terhadap tindak lanjut rencana aksi pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh pemerintah daerah di Banten.


Dikatakannya, integrasi sistem informasi menjadi hal yang penting dalam pemberantasan korupsi disamping komitmen kuat dari kepala daerah. Karena terintegrasinya sistem informasi penyelenggaraan daerah menjamin transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah.


"Namun jangan juga kemudian integrasi sistem informasi itu dijawab dengan banyaknya situs web yang telah dibangun atau sudah adanya kabel fiber optik," jelasnya.

Sementara itu, Walikota Arief R. Wismansyah yang hadir dalam Rapat Koordinasi tersebut menyampaikan beberapa langkah Pemkot Tangerang dalam usaha pemberantasan korupsi, antara lain pembangunan dan pengintegrasian sistem aplikasi e-planning dan e-Budgeting dan juga pengintegrasian Sistem Informasi Barang Daerah dalam penatausahaan keuangan dan aset daerah.


"Selain tentunya pembenahan SDM aparat di lingkup Pemkot Tangerang dengan pembangunan aplikasi e-disiplin dan Sistem Informasi Kepegawaian Daerah (SIKDA)," terangnya.


Arief juga menerangkan berbagai usaha Pemkot untuk melakukan pembenahan di bidang pelayanan publik seperti implementasi perijinan online dan juga desentralisasi pelayanan yang melibatkan kecamatan dan kelurahan yang dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan publik dan juga mendekatkan pelayanan publik ke masyarakat, terutama lewat mobil pelayanan yang saat ini sudah mencakup pelayanan administrasi kependudukan, perijinan dan juga perpustakaan.


Dalam acara tersebut hadir juga Anggota KPK Alexander Marwata dan juga PLT Gubernur Banten Nata Irawan. Dalam sambutannya Nata Irawan menyampaikan progres tindak lanjut Pelaksanaan Rencana Aksi Pencegahan Korupsi di Provinsi Banten.


"Dari 74 rencana aksi yang sudah terealisir 49," tandasnya seraya menerangkan bahwa rakor ini diharapkan dapat memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Provinsi Banten.(supendi)

72 Investor 'Bidik' Pemkot, Untuk Garap PLTSa

7:50:00 AM

VisualNews.Co,Id KOTA TANGERANG,Pembangunan dan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat setiap tahunnya turut  membawa konsekuensi terhadap peningkatan volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.

Untuk mengatasinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang selama ini telah dan terus melakukan berbagai upaya optimal dan komitmennya dalam pengelolaan sampah.

Di mana atas segala upayanya, Pemkot pun ditunjuk menjadi salah satu kota untuk melaksanakan proyek insfrastruktur energi berasal dari pengolahan sampah yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bersama dengan Kota Semarang dan Makassar.

“Kami terus berupaya untuk melakukan pengelolaan sampah semakin baik lagi, diantaranya melalui teknologi yang berwawasan lingkungan yang akan diwujudkan melalui PLTSa,” kata wakil walikota Tangerang Sachrudin saat acara Penjajakan Pasar atau Market Sounding Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur Pengelolaan Sampah Energi Baru Terbarukan di Ruang Akhlakul Karimah, Selasa (24/01).

Sasaran utama teknologi pengolahan sampah, lanjutnya, agar volume sampah berkurang. Salah satu pilihannya yaitu dengan mengkonversinya menjadi energi atau dikenal sebagai Waste-to-Energy (WtE).

“Secara prinsip, dijadikan energi atau tidak, sampah harus tetap dikelola. Adapun energi yang dihasilkan adalah bonusnya,” tegas Sachrudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Ivan Yudianto, menyampaikan, ada 72 investor yang telah mendaftar untuk mengelola sampah menjadi energi baru terbarukan. Di mana investor tersebut tidak hanya dari Indonesia saja, tetapi juga luar negeri seperti Cina, Korea, Jepang, Taiwan dan Jerman. Jumlah investor yang mendaftar tersebut, diluar dari perkiraan. Awalnya, pihaknya hanya mendata ada 44 investor tetapi bertambah menjadi 72 investor.

"Sebagian besar investor dari luar negeri, mereka tertarik untuk mengelola sampah di Kota Tangerang menjadi energi baru terbarukan yakni listrik," tuturnya selepas acara.

Dirinya berharap, dengan besarnya animo dari investor tersebut, tentunya besar harapan kami bisa segera merealisasikan penerapan PLTSa di Kota Tangerang. Dengan demikian, sampah yang ada di Kota Tangerang bisa dikelola menjadi listrik dan pastinya jumlah sampah akan semakin berkurang.

"Selain masukan bagi Pemkot, kami pun membuka lebar upaya investor untuk mengelola sampah di Kota Tangerang dan bekerjasama dengan  investor yang berkualitas," ujarnya.

Adapun dasar hukum yang digunakan oleh Pemkot Tangerang dalam melakukan pengelolaan sampah dengan memanfaatkan sampah menjadi energi (PLTSa) adalah Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2016, tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Di mana Kota Tangerang, Kota Semarang dan Makassar, ditetapkan sebagai kota-kota untuk melaksanakan proyek insfrastruktur energi berasal dari pengolahan sampah.(supendi)

Buruh Geruduk Kantor DPRD Kota Tangerang

7:49:00 AM


VisualNews.Co,Id KOTA TANGERANG,Ratusan buruh PT Singa Terbang Dunia (STD) yang tergabung dalam Serikat Buruh Bangkit (SBB) melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa (24/1).

Dalam aksi yang digelar secara damai tersebut, para buruh menuntut upah secara layak sebagaimana ketentuan pemerintah yang sejak tahun 2012 mereka tidak menerimanya.

Menurut para buruh, PT.STD membayar upah di bawah ketentuan Upah Minimum Sektoral Kota.

Karena menurut surat yang dikeluarkan Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang bahwa STD tidak masuk dalam golongan upah minimum sektoral.

Koordinator aksi , Siti Nurrofiqoh menjelaskan bahwa Pengawas Ketenagakerjaan Kota Tangerang telah berlaku keliru dalam penilaian terhadap PT.STD, yang berdampak merugikan para buruh.

”Kami minta DPRD Kota Tangerang, untuk sungguh-sungguh membantu Penegakan Hukum melalui fungsi monitoringnya, agar hak buruh dapat terpenuhi," katanya di depan halaman Kantor DPRD Kota Tangerang, Selasa (24/1).

Perwakilan buruh langsung diterima oleh Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi.

Ia menyampaikan bahwa aspirasi buruh akan segera ditindaklanjuti oleh Komisi II DPRD Kota Tangerang untuk mencari solusi terbaik.

"Aspirasi rekan-rekan buruh segera kami tindaklanjuti, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, yah seminggu lah segera kami panggil pihak terkait untuk mencari solusi terbaik," pungkasnya.(supendi)

Angka Pengangguran di Kota Tangerang Terus Berkurang

7:48:00 AM

VisualNews.Co.Id KOTA TANGERANG Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Tangerang menyebutkan angka pengangguran di wilayah tugasnya terus mengalami penurunan. Dari total sebanyak 19.323 orang pencari kerja (pencaker) di akhir 2016 kemarin, sekitar 11 ribu diantaranya kini telah ditempatkan bekerja diberbagai perusahaan yang ada di wilayah tersebut.

"Kita terus berupaya menekan angka itu, mengingat jumlah pencaker memasuki awal tahun 2017 ini, juga masih terus bertambah," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tangerang, Rahmansyah, Selasa (24/01).

Bahkan, untuk membantu para pencaker yang ada diwilayah kelurahan-kelurahan, pihaknya akan menggelar job fair keliling di tingkat Kecamatan pada Februari mendatang. "Mereka (pencaker) nantinya akan diberikan juga pelatihan bagaimana melakukan pelamaran kerja serta wawancara kerja dengan baik," terangnya.

Lebih lanjut Rahmansyah menjelaskan, para pencari kerja di Kota Tangerang, masih didominiasi oleh lulusan tingkat sekolah menengah atas (SMA).

"70 persen pencari kerja masih terbilang dalam usia produktif, kami masih terus upaya untuk menyalurkan kerja, terutama yang lulus setingkat SMA," imbuhnya.

Saat ini, pihaknya mencatat ada sebanyak 3300 perusahaan. Dengan jumlah tersebut, Rahmansyah mengaku optimis dapat menekan dan meminimalisir jumlah pengangguran di Kota Tangerang.

"Untuk job fair yang digelar di bulan April atau Mei nanti, kita upayakan untuk sekitar 10 ribu pencari kerja, belum lagi dengan job fair keliling yang akan dilakukan di kecamatan. Jadi, pemerintah daerah akan terus berupaya memfasilitasi masyarakatnya, termasuk mengenai lapangan pekerjaan," tukasnya. (supendi)

Terkait dugaan percobaan pemberian suap, Kabid SD minta keterangan kepala sekolah

9:19:00 PM




Nana Supiana Kabid Pembinaan SD Dinas pendidikan Kota tangerang mengaku akan menindak lanjuti  dugaan percobaan suap yang disinyalir dilakukan kepala SDN Jurumudi 2 kepada kepala dinas kamis pekan lalu.

Saat dihubungi melalui selulernya kabid yang baru menjabat tersebut mengaku  berkomitmen pada birokrasi bersih, berintergeritas dan bebas KKN

“tentunya akan segera ditindak lanjuti sesuai dengan ketentuan dan melakukan Full Backet,|” Jelasnya.

Disamping itu, saat ini pihaknya akan mengumpulkan bukti dan keterangan dari  yang bersangkutan dan untuk selanjutnya merumuskan sanksi apa yang pantas diberikan kepada kepala sekolah yang disinyalir masih menggunakan budaya amplop.

Untuk diketahui beberapa kepala sekolah yang pada saat dikunjungi kepala dinas pendidikan kota tangerang saat memberikan sebuah amplop yang disinyalir berisi sejumlah uang saat melakukan kunjungan ke Komplek sdn jurumudi Kamis (19/1).

Pasalnya sejumlah LSM berencana melaporkan kejadian tersebut ke kejaksaan atas dugaan suap tersebut, dan meminta kepala dinas untuk mencopot kepala sekolah tersebut.

Kejadian tersebut berawal saat Kepala dinas mengunjungi Komplek SDN Jurumudi, saat akan beranjak ke Mobilnya, salah seorang Kepala Sekolah yang juga ketua PGRI Kecamatan Benda menaruh amplop yang berisi sejumlah uang dimobil kepala dinas.

Mengetahui hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman berang dan meminta kepala sekolah SDN Jurumudi 2 untuk mengambil kembali amplop yang disinyalir uang tersebut.

“Apa Itu?, saya tidak perlu yang begitu., ambil kembali amplop itu,” Kata Abduh berang kepada sekolah tersebut.

Sementara itu, Suhaedy kepala SDN Jurumudi 2 membenarkan kejadian tersebut, menurutnya pemberian amplop yang berisi sejumlah uang tersebut adalah sebagai uang pengganti bensin kepala dinas.

“ya saya memberikan tapi tidak besar, dan yang memberi bukan hanya saya tapi hasil patungan kepala sekolah yang ada dikomplek ini,” Kata Suhaedy kepada wartawan.

Suhady berdalih sejumlah uang tersebut diberikan sebagai tanda terima kasih lantaran sekolahnya dikunjungi oleh kepala dinas dan bukan sebagai suap. (Supendi)

Kapolsek Curug Komitmen Melayani dan Mengayomi

5:58:00 PM



Mengawali karirnya di detasemen provost beberapa waktu silam, Kapolsek Curug Kompol Effi. M. Zulkifli, SH.MH Berkomitmen melayani dan mengayomi masyarakat.

Dengan mengedepankan babinkantibmas sebagai ujung tombak yang diharapkan dapat menjadikan kenyamanan, ketertiban dan kemanan diwilayahnya.

“Karna informasi sekecil apapun dimasyarakat sangat penting, mangkanya kepada babinkantibmas saya selalu prioritaskan dengan menghubunginya secara intens, termasuk juga mitra kita Citra Bhayangkara,”Tukasnya.

Diutarakannya, dengan mengumpulkan para Bhabinkantibmas dan Citra Bhayangkara diyakini dapat menjalin sinergisitas dan silahturahmi yang baik antara masyarakat dan Polisi.

“Apa yang polisi lakukan, mereka juga lakukan jadi kita menganggap kita harus bisa melayani dan mengayomi, jangan sampai menjadi suatu permasalahan dimasyarakat,”Katanya lagi.

Ia mengaku, Anggota yang kini ditugaskan di tiap kelurahan dan desa desa diwilayah tersebut selalu dibekali dengan etika yang bermasayarakat olehnya.

“dalam setiap evaluasi saya selalu mengingatkan kepada anggota agar para anggota dapat menjadi panutan dan contoh bagi masyarakat, mereka ( anggota) tidak bisa se’enaknya ugal ugalan dilapangan,”Ucapnya.





Kendati baru kali pertama menjabat sebagai kapolsek, berbagai pengalaman telah dikantonginya, diantaranya pernah menjadi Kanit Patwal, Kanit Ranmor,  di Jakarta Pusat, Subdit Gakum Polda Metro Jaya.

“Waktu itu juga pernah menjadi Subdit Propam di Polda Metro Jaya,”Kata Effi saat ditemui wartawan diruang kerjanya kamis (20/1).

Selain itu, Effi juga menyebut pernah menjabat sebagai KaUrBid etika Propam Polda metro, Kanit P3D  dan Wakasat Narkoba di Polres Jakarta Barat.

“Bergelut mengurusi narkoba itu dari 2009 sampai dengan 2011,”Jelas Kapolsek Kelahiran Tanah Abang 26 Juni 1966.

Diduga Suap, Kepala Sekolah Dilaporkan Ke Kejaksaaan

5:51:00 PM



Niat baik berubah petaka, mungkin kalimat tersebut cocok bagi beberapa kepala sekolah yang pada saat dikunjungi kepala dinas pendidikan kota tangerang saat memberikan sebuah amplop yang disinyalir berisi sejumlah uang saat melakukan kunjungan ke Komplek sdn jurumudi Kamis (19/1).

Pasalnya sejumlah LSM berencana melaporkan kejadian tersebut ke kejaksaan atas dugaan suap tersebut, dan meminta kepala dinas untuk mencopot kepala sekolah tersebut.

Kejadian tersebut berawal saat Kepala dinas mengunjungi Komplek SDN Jurumudi, saat akan beranjak ke Mobilnya, salah seorang Kepala Sekolah yang juga ketua PGRI Kecamatan Benda menaruh amplop yang berisi sejumlah uang dimobil kepala dinas.

Mengetahui hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman berang dan meminta kepala sekolah SDN Jurumudi 2 untuk mengambil kembali amplop yang disinyalir uang tersebut.

“Apa Itu?, saya tidak perlu yang begitu., ambil kembali amplop itu,” Kata Abduh berang kepada sekolah tersebut.

Sementara itu, Suhaedy kepala SDN Jurumudi 2 membenarkan kejadian tersebut, menurutnya pemberian amplop yang berisi sejumlah uang tersebut adalah sebagai uang pengganti bensin kepala dinas.

“ya saya memberikan tapi tidak besar, dan yang memberi bukan hanya saya tapi hasil patungan kepala sekolah yang ada dikomplek ini,” Kata Suhaedy kepada wartawan.

Suhady berdalih sejumlah uang tersebut diberikan sebagai tanda terima kasih lantaran sekolahnya dikunjungi oleh kepala dinas dan bukan sebagai suap.

Ditemui ditempat terpisah M. Lutfi Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Peduli Pendidikan mengecam aksi tersebut, pasalnya apa yang dilakukan kepala sekolah tersebut.

“tentunya apa yang sudah dilakukan oleh kepala dinas ( Abduh Surahman) sudah benar dengan tidak menerima uang tersebut, justru yang kami sayangkan adalah tindakan kepala sekolah yang masih menggunakan budaya amplop,” Kata Lutfi.

Disisi lain, Kata Lutfi, budaya amplop yang diberikan kepada kepala dinas disinyalir sebagai gaya lama kepala sekolah agar mendapatkan nilai lebih dimata kepala dinas pendidikan.

“ini kan sebenarnya ada yang cari aman, masa iya ada yang mau memberi tanpa pamrih,”Kata Lutfi.

Dengan demikian, Ia mengaku dalam waktu dekat akan melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib agar segera diproses hukum yang diharapkan dapat menimbulkan efek jera kepada para kepala sekolah.

“Birokrasi di negeri ini begitu kental dengan penggunaan amplop, uang siapa yang didalam amplop itu, apakah uang kepala sekolah ? Tentunya bukan, yang pasti adalah uang yang ada disekolah yang dipakai,”Katanya Geram.

Ia juga menilai, kejadian tersebut menggambarkan dunia birokrasi menjadi sarang suap, korupsi dan semaraknya birokrasi amplop. Padahal birokrasi sejatinya menjadi dimensi mempermudah kepentingan publik.

“kita punya bukti berupa photo dan rekaman lengkapnya tentunya selain kami akan menuntut Kepala Sekolah yang terbukti masih menggunakan amplop untuk segera diberikan sanksi pemecatan, kami juga akan melaporkanya ke pihak yang berwajib atas tindak pidana suap agar menjadi sample bagi yang lain,”Pungkasnya.(supendi)

Enam Wanita Cantik Asal Maroko Ditolak Imigrasi

7:47:00 AM

VisualNews.Co.Id Tangerang Sejak Selasa (10/1/2017) petugas Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) telah menolak enam wanita cantik asal Maroko yang masing-masing berinisial FEME (19), NN (27), MM (22), SN (37), MF (39) dan NR (26).

Kepala Imigrasi Bandara Soetta, Kaharuddin Ali menjelaskan, keenam wanita asal Maroko tersebut ditolak karena tidak memiliki Izin atau pasport yang jelas untuk berkunjung ke Indonesia.

“Dari pemeriksaan oleh petugas kami, selain tujuannya yang tidak jelas, mereka juga tidak mempunyai biaya hidup yang cukup untuk tinggal di Indonesia,” kata Kaharuddin Ali kepada wartawan.

Tak hanya itu lanjut Kaharuddin, wanita asal Maroko tersebut juga tidak dapat menunjukkan bukti reservasi hotel tempat mereka tinggal selama di Indonesia.

Kaharudin merinci, pada tanggal 10 Januari pihaknya melakukan penolakan terhadap wanita asal Maroko berinisial FEME (19), tanggal 13 Januari NN (27) dan MM (22), kemudian pada 14 Januari yakni SN (37) dan MF (39).

“Yang terakhir adalah NR, setelah diperiksa oleh petugas kami, yang bersangkutan diterbangkan kembali ke embarkasi awal yakni ke Abu Dhabi dengan pesawat Etihad,” ungkap Kaharudin.

Ia menambahkan, dari enam orang wanita Maroko tersebut beberapa diantaranya sudah pernah keluar masuk wilayah Indonesia.

“Beberapa diantara mereka sudah sering keluar atau masuk wilayah Indonesia dengan jangka waktu tinggal lebih dari 20 hari,” bebernya.

Menurut Kaharuddin, wanita-wanita asal Maroko tersebut diduga masuk dalam jaringan prostitusi Internasional.

“Dari segi penampilan, ada mengarah kesitu (prostitusi), yang jelas ada indikasi seperti itu,” pungkasnya. (supendi)

Walikota Berdialog dengan Pimpinan KNPI Se-Tangerang Raya

7:46:00 AM

VisualNews.Co.Id KOTA TANGERANG,Walikota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah, menginginkan  Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Tangerang Raya, terus bersinergi dan memberikan masukan kepada pemerintah dalam rangka menyukseskan program pembangunan khususnya terkait kepemudaan.

“Hal ini sangat penting, karena lahirnya KNPI sendiri diilhami dari rasa kepekaan dan kepeloporan kaum muda,” ujarnya saat audiensi dengan para pimpinan KNPI dari Kota dan Kabupaten Tangerang serta Kota Tangerang Selatan di Ruang Rapat Tangerang Live Room, Senin (16/01).

Dalam konteks pembangunan daerah, tambahnya, peranan pemuda, dalam hal ini KNPI, haruslah terus dioptimalkan dalam rangka menyongsong kemajuan Kota Tangerang dan Tangerang Raya di masa yang akan datang. Mengingat tantangan dan persoalan dalam pembangunan kian kompleks.

Untuk itu, dirinya berharap, selain program kepemudaan yang telah ada di Pemerintah Daerah (Pemda), KNPI yang ada di Tangerang Raya khususnya KNPI Kota Tangerang, dapat senantiasa menghadirkan program-program nyata dan bermanfaat bagi para pemuda yang kelak dapat menjadi bekal mereka menghadapi tantangan jaman.

“Kegiatan KNPI harus semakin berkualitas,” pungkasnya.

Menurutnya, program Pemda dan KNPI dapat bersinergi dan saling melengkapi satu sama lain guna peningkatan kualitas para pemuda sebagai generasi penerus bangsa, khususnya bagi para pemuda di wilayah Tangerang Raya.

Seperti halnya melalui Festival Kampung Pemuda yang ada di Kota Tangerang. Pemkot Tangerang memberikan ruang dan turut melibatkan para pemuda untuk dapat mengekspresikan segala potensi serta kreasinya melalui karya-karya apik dan menarik. Selain itu, setiap program pembangunan terus kami upayakan agar terdesentralisasikan ke wilayah sehingga masyarakat dapat senantiasa berpartisipasi aktif dalam pembangunan khususnya bagi para pemuda.

“Mari bersama Pemkot kita terus bergerilya ke bawah untuk gerakan para pemuda agar perannya semakin optimal dalam pembangunan,” pesannya seraya mengatakan, agar terus menjalin koordinasi dengan Pemda supaya kita dapat berikan program atau kegiatan yang terbaik bagi kemajuan para pemuda di Tangerang Raya.

Sementara itu, ketiga pimpinan KNPI Tangerang Raya, yang diwakili Ketua KNPI Kota Tangerang, Rusdi Alam, menyampaikan, berbagai tantangan dan persoalan yang dihadapi para pemuda saat ini, tentunya memerlukan atensi lebih dari KNPI serta Pemda. Masalah pemuda seperti bahaya narkoba, pergaulan bebas, serta masalah sosial yang dihadapi para pemuda. Mereka tentunya memerlukan ruang dan sarana lebih banyak lagi untuk dapat menyalurkan berbagai potensinya secara positif.

Melihat upaya yang terus dilakukan Pemkot Tangerang melalui berbagai program pembangunan yang turut melibatkan peran masyarakat seperti melalui Tangerang Berbenah serta peningkatan fasilitas sarana publik, KNPI berharap, Pemkot Tangerang dapat senantiasa memberikan porsi bagi pemuda dalam program pembangunan di Kota Tangerang. Karena ke depan, kita ingin pemuda di Kota Tangerang bisa lebih solid, inovatif, dan bisa menunjukan karya nyata dalam membangun Kota Tangerang,

“Terima kasih atas atensinya selama ini dan kami harap porsi untuk pemuda akan semakin banyak lagi, sehingga ke depan Kota Tangerang  dan Tangerang Raya akan semakin berjaya, dengan peran para pemuda didalamnya,” ucap Rusdi.   (supendi)

INFO

image

Nasional

 
Copyright © Visualnews.Co.ID. All Right Reserved. Design by : Inisial S